BATUTIMES - Alarm Early Warning System (EWS) alat pendeteksi tanah longsor berkali-kali terus berbunyi di Dusun Brau, Desa Gunungsari, Kecamatan Bumiaji pada Senin (1/2/2021). Diduga terjadi gerakan tanah pada lokasi tersebut.
Kasi Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana daerah (BPBD) Kota Batu, Achmad Choirur Rochim mengatakan, EWS atau alat pendeteksi tanah longsor pada Senin siang hari berbunyi 2 kali. Kemudian pada malam harinya sejak pukul 18.00 WIB sampai 20.00 WIB berbunyi 15 kali.
Baca Juga : Sederet Kejadian Menyapa di Awal Tahun, Berikut Daftar Kecamatan di Kota Malang yang Rawan Bencana
“Setelah pukul 20.00 WIB sampai dengan pukul 22.00 WIB alarm EWS tidak berbunyi. Dugaan awal hasil kaji cepat kemungkinkan terjadi gerakan tanah pada lokasi,” ungkapnya, Selasa (2/2/2021).
Ia menambahkan, di area tersebut terdapat 15 kartu keluarga (KK) yang berada pada kawasan rawan longsor. Namun sudah ada 1 KK yang terdiri dari 3 orang melakukan evakuasi mandiri mengungsi ke rumah orang tua mereka.
“Sedangkan untuk 14 KK belum bersedia dievakuasi dan masih bertahan tinggal di rumah masing-masing,” kata Rochim.
Namun setelah dilakukan kembali koordinasi warga bersedia disediakan tempat evakuasi sementara yang lokasinya dipandang aman dan tidak jauh dari rumah mereka.
“Tempat evakuasi akan digunakan warga saat terjadi cuaca hujan, alarm EWS berbunyi, atau adanya kebijakan perintah dari Sistem Komando Siaga Darurat Bencana untuk melakukan evakuasi,” terangnya.
Baca Juga : AHY Klarifikasi ke Jokowi soal Kudeta, Kondisi Internal Demokrat Jadi Sorotan
Sebelumnya, beberapa saat lalu Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko melihat langsung kondisi tanah longsor yang terjadi sebelumnya. Dewanti merekomendasikan kepada warganya untuk melakukan evakuasi.
Sedangkan untuk jangka panjangnya, dengan melakukan relokasi meskipun itu dirasa tidak mudah. Sebab harus ada persetujuan warga, mereka ingin direlokasi atau tidak.
“Jangka panjangnya kalau bisa relokasi, tapi tidak mudah persetujuan atau warga mau setuju dipindah,” ucapnya.