NGAWITIMES - Pemerintah Kabupaten Ngawi pada Rabu (27/01/2021) telah mencanangkan program vaksinasi Covid-19. Pencanangan dilaksanakan oleh Bupati Ngawi, Kanang Budi Sulistyono, selaku ketua gugus tugas di gedung Wedya Graha Pemerintah Kabupaten Ngawi.
Sayangnya dalam pencanangan itu Bupati Ngawi, Kanang Budi Sulistyono, tidak melakukan vaksinasi dengan alasan karena faktor usia.
Baca Juga : Kesan Pertama Wali Kota Kediri Pasca Divaksin Covid-19, Tak Rasakan Apa-Apa
Menurut keterangan dari Dinas Kesehatan Ngawi, karena usianya sudah di atas 59 tahun tidak mendapatkan vaksin Covid-19. Setelah melalui tahapan pemeriksaan dari dengan sejumlah petugas kesehatan, Wakil Bupati Ngawi Ony Anwar sebagai orang pertama yang mendapatkan suntikan vaksin Sinovac sebagai vaksin Corona, kemudian diikuti sasaran vaksinasi lainnya seperti Komandan Kodim 0805 Ngawi Letkol Inf Totok Prio Kismanto, Kapolres Ngawi AKBP I Wayan Winaya dan sejumlah Forkopimda lainnya.
Sebagai orang pertama yang menerima vaksin Covid-19 di Kabupaten Ngawi, Ony Anwar mengaku optimis pelaksanaan vaksinasi bisa ditangani dengan baik guna memutus mata rantai penyebarannya.
"Biasa disuntik, jadi ndak sakit. Optimis tangkal Corona. Vaksin halal dan baik" tegas Ony Anwar kepada ngawiTIMES-jatim TIMES usai divaksin.
Sementara Kanang Budi Sulistyono ketika ditanya terkait Launching pelaksanaan vaksinasi juga menyatakan optimistis guna mencegah meningkatnya penyebaran Covid-19 di Kabupaten Ngawi.
Baca Juga : Gara-Gara ini, 2 Pejabat Pamekasan Gagal Lakukan Vaksin Covid-19 Tahap Perdana
Terlebih paparan Covid-19 di Ngawi hingga Rabu(27/01/2021) sudah mencapai 1.006 kasus. Sekitar 700 orang diantaranya sembuh dan meninggal dunia sekitar 79 orang. Sedangkan sisanya masih jalani karantina. "Pemberian vaksin membentuk rekayasa anti body virus Covid-19. Dari presiden, menteri hingga gubernur aman saja divaksin" ucap Kanang.
Dalam kesempatan itu Kanang juga meminta kepada masyarakat sekalipun sudah divaksin tetap wajib melaksanakan protokol kesehatan.