free web hit counter
Jatim Times Network
Beranda
Peristiwa

Keluarga Roland Sumarna Berikan Klarifikasi Terkait Jatuhnya Korban di Sungai Bango

Penulis : Tubagus Achmad - Editor : Dede Nana

21 - Jan - 2021, 03:09

Loading Placeholder
Perwakilan dari keluarga Roland Sumarna yakni Achmad Hariyono saat ditemui awak media di Kamar Mayat RSSA Kota Malang, Rabu (20/1/2021). (Foto: Istimewa) 

MALANGTIMES - Pihak keluarga dari almarhum Roland Sumarna (40) yang menjadi korban longsor di Perumahan Griya Sulfat Inside, Jalan Sadang, Kelurahan Bunulrejo, Kecamatan Blimbing, Kota Malang pada hari Senin (18/1/2021) akhirnya buka suara. Keluarga korban memberikan klarifikasi atas kronologi kematian Roland Sumarna yang hanyut terbawa arus Sungai Bango. 

Perwakilan keluarga korban yakni Achmad Hariyono menjelaskan, bahwa terkait pemberitaan di media online, maupun media cetak, pihaknya ingin mengklarifikasi bahwa Roland Sumarna hanyut terbawa longsor dan arus Sungai Bango murni karena musibah. Bukan karena ingin menyelamatkan sepeda motornya yang jatuh terbawa longsor. 

Baca Juga : Tanggul Kali Konto Longsor Sepanjang 20 Meter, Pemukiman Warga Terancam

"Diberitakan (Roland Sumarna, red) terbawa longsoran tanah karena berusaha menyelamatkan sepeda motor miliknya. Bersama ini kami atas nama keluarga korban Roland Sumarna meluruskan dan mengklarifikasi bahwa pemberitaan itu kurang benar," ujarnya dalam keterangam yang diterima media online ini, Rabu (20/1/2021) malam. 

Lantas, Hariyono pun menjelaskan kronologi sebenarnya pada saat detik-detik jatuhnya Roland Sumarna yang terbawa longsoran bangunan serta arus Sungai Bango yang cukup deras dikarenakan cuaca sedang hujan besar pada saat kejadian berlangsung. 

"Saat itu (hujan deras, red) korban (Roland Sumarna, red) bersama istrinya sedang kerja bakti membersihkan saluran air yang mampet agar air hujan yang menggenangi halaman rumah korban bisa surut (lancar, red)," tuturnya. 

Lanjut Hariyono, saat melakukan kerja bakti untuk membersihkan saluran air yang mampet, tidak berapa lama terdapat dua unit sepeda motor yang di parkir di halaman kediaman Roland Sumarna tiba-tiba terguling tanpa sebab. 

"Oleh karenanya almarhum beserta istrinya kemudian mendirikan dua motor yang terguling. Setelahnya mereka berdua berjalananingin masuk rumah, dengan posisi istri berjalan di depan almarhum," terangnya. 

Saat berjalan usai membenarkan posisi sepeda motor dan membersihkan saluran air yang mampet, Roland Sumarna beserta istri pun beranjak masuk ke dalam rumah. 

Baca Juga : Ditemukan, Jenazah Roland Sumarna Bakal Dimakamkan di TPU Sukun

"Setelah istri almarhum sampai atau naik di teras rumah, saudara Roland Sumarna masih dua langkah di belakang istrinya. Saat almarhum tinggal satu langkah untuk naik ke teras rumah, saat itulah tiba-tiba tanah halaman rumah amblas ke bawah dan membawa almarhum (Roland Sumarna, red) sampai masuk ke aliran sungai," jelasnya. 

Lebih lanjut, pernyataan klarifikasi tersebut disampaikan oleh Hariyono berdasarkan dari saksi mata yang menyaksikan secara langsung bagaimana kronologi Roland Sumarna jatuh bersama longsoran bangunan hingga terbawa arus Sungai Bango. 

"Demikian klarifikasi dari keluarga almarhum Roland Sumarna bersumber dari saksi mata yang tahu persis saat kejadian karena yang bersangkutan saat kejadian bersama korban dan istri," pungkasnya.


Topik



Media Terverifikasi Dewan Pers

Update Berita JatimTIMES Network

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News JatimTIMES atau bisa menginstall aplikasi Jatim Times News melalui tombol berikut:


Penulis

Tubagus Achmad

Editor

Dede Nana

Peristiwa

Artikel terkait di Peristiwa

--- Iklan Sponsor ---