Tenaga pendidik dan kependidikan Filkom UB yang menjalani  rapid test. (Ist)
Tenaga pendidik dan kependidikan Filkom UB yang menjalani rapid test. (Ist)

MALANGTIMES - Surat Instruksi Rektor Universitas Brawijaya Nomor 497/UN10/TU/2021 tentang Pembatasan Kegiatan Kampus di lingkungan Universitas Brawijaya (UB)  ditindaklanjuti oleh Fakultas Ilmu Komputer (Filkom).

Ada  52 dosen serta tenaga kependidikan atau staf di lingkungan Filkom yang ditugaskan untuk tetap bekerja dari kantor atau work form office (WFO) menjalani screening dan rapid test antibodi pada Selasa 11 Januari 2021.

Baca Juga : Puluhan Anak Terdampak Covid-19 Ikuti Khitan Massal di Polres Jombang

Hal ini sesuai dengan poin kedua surat instruksi rektor UB yang didalamnya terdapat tujuh poin instruksi. Pada poin kedua, tenaga pendidik dan tenaga kependidikan diharuskan melakukan screening.

Dan jika hasil screening-nya terbukti melakukan kontak erat dengan orang yang positif covid-19, mereka diminta segera melakukan rapid test antibodi dengan biaya ditanggung oleh kantor pusat UB dan atau unit kerja.

Rapid test antibodi diutamakan diselenggarakan di Rumah Sakit UB atau klinik UB. Pelaksanaannya dikoordinasikan oleh satuan tugas covid-19 masing-masing unit kerja di UB.

Humas Filkom Dina Oktavia Mariana menjelaskan, semua memang berdasarkan instruksi rektor. "Jadi, yang menurut pimpinan diperlukan untuk tetap melaksanakan pekerjaan di kantor wajib ikut rapid test," jelasnya, Rabu (13/1/2021).

Hasil rapid test antibodi yang dilakukan oleh 52 dosen dan tenaga kependidikan kemarin Selasa (12/1/2021), saat ini masih belum keluar.  "Sampai sekarang, masih belum ada info terkait hasilnya," ungkap Dina.

Sementara itu, dr Winda Sabtikarisa, salah satu tenaga medis yang bertugas, mengatakan bahwa untuk rapid tes antibodi ini, akan diambil sampel darah. Hasil pengetesan akan bisa didapat paling lambat dua hari setelah pengambilan sampel. Tingkat akurasinya hanya sekitar 20 persen.

Baca Juga : Buntut Pemutusan Kontrak Sepihak, Pekerja Outsourcing di Kota Blitar Demo Kantor DLH

“Karena itu, yang hasil rapid test antibodinya positif masih harus dikonfirmasi ulang dengan melakukan swab PCR (polymerase chain reaction). Selama menunggu hasil swab PCR nanti, yang bersangkutan wajib WFH (bekerja dari rumah),” pungkas dr Winda.

Sebelumnya, adanya kebijakan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di wilayah Jawa dan Bali tanggal 11 sampai 24 Januari 2021 direspons Universitas Brawijaya (UB) dengan sebuah surat instruksi rektor.

Surat edaran yang ditandatangani  Rektor UB Nuhfil Hanani dan dikeluarkan 11 Januari 2021 itu berisi tujuan poin-poin yang berkaitan dengan penanganan dan pencegahan penyebaran covid-19 di lingkungan kampus UB.