Pada moment tahun baru 2021, Pantai Laskar Pelangi Wotgalih Yosowilangun Lumajang akan menyiapkan hiburan Tari Barong, namun protokol kesehatan tetap akan dilaksanakan dengan ketat.
Hal ini disampaikan Ali Ridho, salah seorang pengelola Pantai Laskar Pelangi Wotgalih, ketika dihubungi Jatimtimes, melalui ponselnya, sore ini, Senin (28/12).
Baca Juga : Di Tengah Lesunya Wisata karena Pandemi, Dira Kencong Justru Tambah Wahana Baru
Pantai Laskar Pelangi yang belum genap satu tahun dikelola sebagai obyek wisata di desa Wotgalih Kecamatan Yosowilangun Lumajang, memang menyediakan pemandangan pantai selatan yang bagus dengan tempat yang cukup luas untuk wisatawan.
"Kita semua tahu, masalah Covid-19 belum selesai, jadi untuk pengunjung akan kita harapkan menggunakan masker. Kita juga akan menyiapkan tempat cuci tangan, dan sebisa mungkin jangan sampai ada kerumunan dalam jumlah yang besar. Ini mungkin bisa kita antisipasi, karena ini pantai dan tempatnya cukup luas," kata Ali Ridho.
Selama ini Pantai Laskar Pelangi memang cukup sering menggelar event budaya untuk tampil, karena diharapkan wisata pantai ini juga menjadi tempat pelestarian budaya.
Sedangkan untuk bisa masuk ke tempat ini, sampai saat ini pihak pengelola tempat wisata Pantai Laskar Pelangi belum mengenakan tiket masuk untuk wisatawan. Para wisatawan yang masuk hanya dikenakan biaya parkir kendaraan saja.
"Kalau untuk masuknya gratis, kita hanya mengenakan biaya parkir sepeda motor saja. Sampai saat ini kami berkeputusan untuk tetap gratis," kata Ali Ridho.
Baca Juga : Wisata Ditutup, Pengunjung Hotel dan Restoran di Kabupaten Malang Diwajibkan Rapid Test
Sejak dikembangkan menjadi kawasan wisata, pantai yang memiliki ceruk yang cukup indah dengan air yang cukup tenang ini terus mendapatkan kunjungan dari wisatawan.
"Semakin hari memang semakin ramai, dan penataan kawasan sampai sekarang masih terus kita lakukan untuk memberikan kenyamanan kepada wisatawan. Disini tidak panas, karena banyak pohon untuk tempat wisatawan," ujar Ali Ridho kemudian.