Sebanyak 2 ribu pohon, pada hari ini Sabtu (27/12) ditanam di sebuah kawasan lembah di desa Ranuyoso Kecamatan Ranuyoso Lumajang untuk menyelamatkan sumber mata air yang ada di desa itu.
Acara penghijauan ini di petak 29A RPH Ranuyoso ini dihadiri Waka ADM Perhutani Lumajang Marhaendro, Camat Ranuyoso Iko Sawarisdiyanto, Kapolsek dan Danramil Ranuyoso serta sejumlah komunitas warga setempat.
Baca Juga : Hari Raya Natal Kota Malang dapat Oleh-oleh Banjir, Sutiaji Sidak Lokasi
Soegiharto Aries Seobagyo, Asisten Perhutani (Asper) BKPH Klakah menyebutkan jumlah jenis tanam yang meliputi nangka, durian, jambu, dan sirsak.
"Semuanya yang ditanam sebanyak 2 ribu pohon, dan dimulai sejak kemarin. Hari ini kita tanam lagi bersama Forkompimka Ranuyoso dan undangan lainnya," kata Soegiharto Aries kepada media ini.
Sementara itu Waka ADM Perhutani di Lumajang Marhaendro dalam kesempatan ini mengatakan, tanaman yang ditanam pada hari ini diharapkan bisa mempertahankan sumber mata air yang ada di kawasan ini untuk dimanfaatkan oleh masyarakat setempat.
"Kita harus baik dengan alam. Kita tinggalkan mata air untuk anak cucu kita, dan jangan sampai meninggalkan air mata untuk anak cucu kita. Maka dari saya mengajak untuk terus ramah dengan alam," kata Marhaendro.
Sementara itu Camat Ranuyoso Iko Sawarisdiyanto dalam kesempatan ini mengatakan, Ranuyoso merupakan salah satu wilayah yang rawan air, sehingga diharapkan melalui acara penghijauan yang dilaksanakan pada hari ini, kedepan akan bermanfaat unuk menyelamatkan sumber air di desa ini.
Baca Juga : Jelang Nataru, TPID Kota Kediri Sidak Harga Kebutuhan Pokok
Mata air ini menurut warga setempat pada musim hujan airnya cukup besar. Namun pada musim kemarau sumbernya sering mati.
"Sekarang ini kita tandon dan kita pompa keatas untuk bisa dimanfaatkan oleh warga. Dengan penghijauan ini diharapkan sumber ini airnya akan semakin besar," kata salah seorang warga.