Ilustrasi pengutil barang (Tribunnews)
Ilustrasi pengutil barang (Tribunnews)

Seorang pengutil barang belanjaan di sebuah pusat perbelanjaan di Kota Malang tertangkap satpam dan kini  harus mendekam di sel Polsek Klojen.  Pelaku bernama  Kusbani, warga Jalan Dukuh Kupang Barat I Gang Buntu, Kecamatan Sawahan, Kota Surabaya.

Aksi tersebut dilakukan pelaku pada Rabu (16/12/2020). Saat itu korban melakukan aksinya di sebuah pusat perbelanjaan yang ada di kawasan Jalan Veteran, Kecamatan Klojen, Kota Malang.

Baca Juga : Ambil Sisa Bayar Uang Penjualan Emas Curian, Pria Trenggalek Ditangkap Polisi Tulungagung

Pelaku saat itu tengah berpura-pura berbelanja  dan kemudian menuju ke etalase barang.  Di situ Kusbani kemudian mengambil beberapa barang dan kemudian langsung disembunyikan ke dalam tas miliknya.

Asyik memasukkan sejumlah barang, aksi pelaku ternyata dipergoki olah salah satu karyawan toko. Karyawan toko tersebut kemudian melaporkan hal tersebut ke pihak keamanan atau satpam.

Setelah itu, pihak keamanan berjaga di area kasir dan menuju lokasi pintu keluar. Pelaku yang mengetahui adanya penjagaan tersebut kemudian balik arah dan keluar melewati pintu masuk.

Pihak keamanan yang melihat hal tersebut mengejar pelaku yang saat itu masuk ke toko buku untuk bersembunyi. Pelaku berhasil tertangkap dan kemudian langsung dilakukan penggeledahan terhadap tas miliknya.

Di tas pelaku, ditemukan sejumlah barang mulai dari celana panjang satu buah, celana dalam dua buah, vitamin rambut, semir rambut, dan bedak kosmetik dengan total seharga Rp 2,7 juta. 

Dari situ pihak keamanan kemudian segera melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Klojen untuk mengamankan pelaku.

Baca Juga : Kejati Didesak Usut Korupsi Pembangunan Gedung dan Masjid Baru DPRD Surabaya

Sementara itu, Kapolsek Klojen AKP Akhmad Fani Rakhim melalui Kanit Reskrim Polsek Klojen AKP Yoyok Ucuk membenarkan adanya pengamanan pelaku pencurian tersebut. "Ya masih terus dalam pendalaman. Tapi Informasinya pelaku ini pernah beraksi di tempat yang sama, tapi saat itu temannya yang melakukan pencurian," jelasnya.

Dari cacatan kepolisian sendiri, pelaku ini juga merupakan residivis. Pelaku pernah dipenjara dalam kasus narkoba pada 2018. Sehingga pendalaman terus dilakukan untuk mengetahui apakah pelaku terlibat dengan kejahatan lainnya atau tidak. "Pelaku terancam pasal 362 tentang pencurian. Aancaman penjara lima tahun," pungkasnya.