Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko menginginkan wisatawan yang datang ke Kota Batu bisa berlibur dengan menikmati udara segar. Karena itu ke depan berencana agar para pelajar menerima mata pelajaran muatan lokal di seluruh sekolah di Kota Batu.
“Lebih penting lagi edukasi terhadap masyarakat, nanti saya minta muatan lokal di sekolah-sekolah disampaikan,” ungkap Dewanti, Minggu (13/12/2020).
Baca Juga : Memprihatinkan, Kesejahteraan Guru Honorer di Kota Batu Perlu Ditingkatkan
Dengan adanya pembelajaran muatan lokal itu lanjutnya, agar nantinya para pelajar di Kota Batu terbiasa melestarikan lingkungan. “Supaya dari kecil punya kebiasan melestarikan lingkungan,” tambahnya saat di Pine Park, Kelurahan Songgokerto, Kecamatan Batu.
Bukan hanya anak-anak pelajar yang dibiasakn dalam melestarikan lingkungan sekitar. Dewanti juga mengajak warga Kota Batu untuk melestarikan alam sekitar.
Dimulai dengan banyak menanam pohon tidak perlu jauh-jauh, tetapi di lingkungan sekitar. Kemudian membuang sampah pada tempatnya, agar saat hujan tidak terjadi lagi banjir luapan yang beberapa hari terakhir terjadi.
Seperti terjadi banjir luapan di Jalan Ir Soekarno, Desa Beji, Kecamatan Junrejo. Banjir luapan itu terjadi lantaran penumpukan sampah, mulai dari sampah plastik, kayu-kayu berukuran besar, hingga kasur ditemukan dalam aliran sungai.
Baca Juga : Jika Kota Batu Awal Tahun Masuk Zona Hijau atau Kuning, Dewanti Izinkan KBM Tatap Muka
Hal itu pun membuat Dewanti cukup menyesali perbuatan warga yang membuang kasur di dalam aliran sungai. “Mari kita saling peduli dengan lingkungan sekeliling kita. Supaya tidak ada yang menjadi korban,” tutup politisi PDIP ini.