Seperti pada umumnya, bermain bagi anak merupakan upaya untuk mengungkapkan hasil pemikiran dan perasaan serta cara anak menjelajah lingkungannya. Dengan bermain anak akan otomatis menjalin hubungan sosial antar teman sebaya.
Saat musim hujan, zaman sekarang banyak orang tua melarang anak bermain air, karena dengan bermain air anak dengan berbagai alasan.
Baca Juga : Tampil Cantik dan Bahagia di Medsos, Wanita Asal Tulungagung Ini Blak-blakan Soal Kebiasaannya di Rumah
"Zaman sekarang anak dilarang main hujan, justru zaman dulu anak-anak suka bermain dan orang tua tak keberatan," ucap Hari (45) mengenang masa kecilnya, Sabtu (12/12/2020).
Bagi Hari, hujan adalah musim menggembirakan bagi anak-anak dahulu. Kini, justru hujan menjadi momok anak karena orang tua yang meyakini bahwa air hujan adalah sumber penyakit.
"Batuk, pilek dan meriang selalu di kaitkan dengan hujan. Padahal, jika membaca banyak referensi kesehatan itu tidak benar," ujarnya.
Terlepas dari permasalahan yang kini diyakini orang tua, Hari bahkan mengajak anaknya sering mandi air hujan. "Alhamdulillah, anak-anak sehat dan malah senang saya ajak bermain di saat hujan deras," tambahnya.
Kemudian dirinya menceritakan pengalaman dan kenangan saat dirinya masih kecil hingga tumbuh remaja. Hari lebih memilih menceritakan tentang permainan yang lazim dilakukan saat musim hujan.
"Bermain air bersama teman-teman dulu sangat asyik. Bahkan hingga jauh dari rumah," ungkapnya.
Selain itu, dirinya suka bermain perahu yang di taruh diatas air hujan yang mengalir. "Ini sering memakai pelepah pisang, atau memakai kertas yang dinawahnya diberi sabun colek. Perahu kertas akan lari kencang," jelasnya.
Permainan ketiga yang menarik menurut Hari adalah bermain lumpur.
Baca Juga : Tajir Melintir, Hampir Tiap Hari Pria Tulungagung Bagikan Uang Jutaan Rupiah
"Ini paling seru karena dilakukan bersama teman lelaki. Untuk yang perempuan tak boleh ikut, taruhannya baju kotor dan menangis karena mata kena timpuk tanah juga," tambahnya.
Karena zaman sekarang tak banyak ditemui, Hari tak banyak menghafal mainan masa kecilnya. Namun, dirinya sangat ingat di saat menjelang ABG atau tepatnya awal mula pacaran, musim hujan bersama sang kekasih naik sepeda pancal bersama.
"Di tengah hujan lebat, bersepeda bersama pacar pertama dan teman sekolah ini jadi kenangan yang tak pernah bisa saya lupakan," pungkasnya.