Kabar kurang baik datang dari Kota Blitar. Dilaporkan Perpustakaan Nasional Bung Karno yang berada satu lokasi dengan Makam Presiden pertama RI Ir Soekarno (Bung Karno) ditutup sementara. Penutupan ini dilakukan setelah 7 orang karyawan perpustakaan terkonfirmasi positif Covid-19. Penutupan dimulai sejak Sabtu (12/12/2020) hingga 3 hari ke depan.
“Perpustakaan ditutup untuk keperluan General Cleaning dan sterilisasi. Ditutup sementara selama 3 hari,” ungkap Kepala Perpustakaan Nasional Bung Karno, Janti Suksmarini.
Baca Juga : Tingkat Kesembuhan Pasien Covid-19 di Kota Batu Mencapai 77 Persen
Dikatakannya, sebelumnya sebanyak 15 orang karyawan Perpustakaan Nasional Bung Karno melakukan Test Swab. Dari kelima belas orang itu 7 orang dinyatakan positif Covid-19.
“Sebelumnya kami lakukan Rapid Test kepada 90 pegawai. Hasilnya nonreaktif semua. Kemudian karena perkembangan kasus Covid-19 semakin mengkhawatirkan kami lakukan Test Swab tahap awal kepada 15 pegawai dan hasilnya 7 orang dinyatakan positif," terangnya.
Lebih dalam Janti menyampaikan, ke depan Perpustakaan Nasional Bung Karno akan melakukan Test Swab kepada seluruh pegawainya. “Test Swab akan kami lakukan kepada seluruh pegawai. Ini bentuk komitmen kami dalam pencegahan penyebaran Covid-19,” pungkasnya.
Baca Juga : Lepas Kawasan PSBL, 21 Pasien Covid-19 di Desa Tlekung Sembuh
Pantauan awak media, setelah ditutup sementara kondisi Perpustakaan Nasional Bung Karno dan Museum Bung Karno tetap bisa dilewati oleh wisatawan dan peziarah yang berkunjung ke Makam Bung Karno. Meski ditutup Perpustakaan Bung Karno tetap dijaga oleh Security yang berjaga di depan pintu masuk Perpustakaan.