Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur imbau masyarakat Bangkalan untuk mewaspadai potensi cuaca ekstrem.
Potensi cuaca ekstrem tersebut berdasarkan rilis dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) bahwa di Bangkalan berpotensi hujan intensitas sedang hingga deras disertai petir dan angin kencang yang diprediksi akan terjadi hingga sepekan mendatang.
Baca Juga : Luapan Air Meningkat Akibat Curah Hujan Tinggi, BMKG Jelaskan Fenomena Ini
Kepala BPBD Bangkalan Rizal Moriz mengatakan, dengan prediksi dari BMKG, ia mengimbau agar masyarakat Bangkalan mewaspadai potensi cuaca tersebut.
"Kami mengimbau kepada masayarakat agar mewaspadai potensi terjadinya cuaca ekstrem tersebut, karena potensi cuaca ekstrem diprediksi akan terjadi pada tanggal 5 hingga 11 Desember 2020 di Provinsi Jawa Timur, termasuk Bangkalan," ujar Rizal kepada BangkalanTIMES.com saat dihubungi, Selasa (8/12/2020).
Selain itu, Rizal sapaan lekatnya itu mengaku, yang harus diwaspadai yakni terjadinya puting beliung, hujan lebat disertai petir, hujan es.
Adapun dampak yang dapat menimbulkan bencana. Yakni banjir, tanah longsor, banjir bandang, genangan air, angin kencang, serta pohon tumbang dan jalan licin. "Untuk itu masyarakat harus lebih berhati-hati dan waspada," ungkapdia.
Tidak hanya itu, Rizal mengaku, saat pihaknya bersama unsur TNI Polri dan OPD terkait serta relawan sudah mempersiapkan segala hal untuk mengantisipasi dampak yang akan terjadi.
Baca Juga : Tindak Lanjuti Imbas Air PDAM Rasa Solar, Petugas Langsung Lakukan Identifikasi
"Mulai dari kesiapan personel, peralatan dan logistik penanggulangan bencana hidrometeorologi, itu sudah kami siapkan," ucapnya.
Senada dengan hal itu, Bupati Bangkalan R Abdul Latif Amin Imron mengimbau, agar masyarakat mewaspadai terjadinya cuaca ekstrem di Kabupaten Bangkalan.
"Kepada seluruh warga masyarakat kami mengimbau agar selalu mendekatkan diri kepada Tuhan serta berdoa semoga senantiasa terhindar dari bencana yang dapat menimbulkan korban maupun kerugian," singkatnya.