Potongan gambar CCTV pelaku saat akan beraksi dan juga foto motor korban yang hilang (Anggara Sudiongko/MalangTIMES)
Potongan gambar CCTV pelaku saat akan beraksi dan juga foto motor korban yang hilang (Anggara Sudiongko/MalangTIMES)

Apes dialami oleh Dwi Agustin (20) warga Jalan Madyopuro, gang 5, Rt 2 Rw 2 , Kelurahan Sawojajar, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang ini. Ya gara-gara pandangan ke lokasi parkir kendaraan terhalang, gadis ayu yang bekerja sebagai pegawai sebuah toko mainan ini kehilangan sepeda motornya. Dia kehilangan sepeda motor Honda Scoopy warna Hitam Merah bernopol N 3021 BAB yang setahun lalu ia beli dengan Cash beserta helm warna pink. 

Kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 11.30 WIB. Saat itu, korban memarkirkan kendaraannya dengan kendaraan milik temannya di depan samping toko yang ada di Jalan Terusan Wisnu Wardhana, Sawojajar. "Saat saya parkir, sudah dalam posisi terkunci stang," beber Dwi, Selasa (17/11/2020).

Baca Juga : Asyik Naiki Motor, Warga Kedungwaru Tulungagung Diciduk Polisi Kediri

Ketika kejadian, korban saat itu sempat berdiri di depan toko, dan sempat berbincang dengan tukang bangunan yang saat itu tengah melakukan pekerjaan pembangunan Mushola. "Pas anak saya berdiri itu, lokasi parkir nggak kelihatan, karena terhalang sama mobil. Tapi kemudian sepintas lihat ada orang yang ternyata dilihat ngambil motornya," jelasnya.

Setelah itu, korban kemudian memberitahukan kepada temannya jika motornya dicuri. Teman korban kemudian langsung melakukan pengejaran. Namun dikarenakan pelaku memacu kendaraannya dengan kencang, pelaku tidak tertangkap.

Dilihat dari CCTV yang terpasang di depan toko, pelaku diketahui dua orang dan sama-sama menggunakan kendaraan Honda Scoopy warna hitam. "Pelaku yang nyuri ini yang membonceng dia orangnya kecil, pakai jaket hitam. Dia kemudian turun dan langsung ngambil motornya. Satunya nunggu di atas motornya, setelah berhasil merusak kunci pelaku langsung kabur, nggak lama anak saya tau itu," ungkapnya.

Baca Juga : Warga Arjowinangun Dua Kali Nyaris Jadi Korban Begal di Comboran

Akibat kejadian tersebut, korban menderita kerugian sekitar Rp 18 juta. Kejadian itu juga langsung dilaporkan kepada pihak berwajib. Kini, aparat kepolisian tengah turun tangan melakukan penyelidikan.