Keberadaan permainan tradisional semakin lama mengalami ancaman kepunahan. Dengan adanya perkembangan teknologi banyak generasi muda kita yang kurang meminati permainan tradisional.
Karena itulah melalui geliat mingguan pasar wisata kuliner tradisional Desa Semawot pada gelaran ke- 9, Minggu (1/11/2020) Pokdarwis Desa Semawot mengadakan lomba gapyak panjang.
Baca Juga : Kongres Kebudayaan Kota Batu 2020 Ditutup, Apresiasi Mengalir
Hadir dan ikut serta memeriahkan perlombaan gapyak panjang seluruh perangkat desa dan juga masyarakat Semawot, tidak hanya dari Desa Semawot saja, banyak kunjungan dari berbagai masyarakat di kawasan Bojonegoro.
"Lomba gakyak panjang ini dilakukan untuk mengenalkan dan melestarikan permainan tradisional agar dapat terus terjaga kelestariannya," ujar Mas Eric sapaan akrab bayan yang juga Ketua Pokdarwis Desa Semawot.
Kegiatan lomba gapyak panjang ini dimulai tepat pukul 08.00 di arena permainan pasar wisata Desa Semawot yang memiliki pemandangan khas aliran anak Sungai Pacal Kecamatan Sukosewu.
Ridwan pengunjung pasar wisata Desa Semawot yang juga Sekretaris Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bojonegoro menuturkan adannya gelaran pasar wisata dengan mengangkat kuliner tradisi dan juga permainan perlombaan tradisi ini membuat kita mengingat betapa indahnya warisan leluhur kita.
Baca Juga : 10 Platform Streaming Game Online Terbaik yang Wajib Kamu Coba
“Keberadaan pasar wisata ini harus terus didukung untuk menjaga kelestarian warisan leluhur kita agar tidak punah dan terus bisa kita nikmati bersama anak cucu kita,” ucapnya.
Pasar wisata Desa Semawot ini dibuka setiap hari Minggu mulai pukul 07.00 sampai dengan jam 13.00. Di sini kita akan banyak menemukan kuliner tradisional mulai nasi jerintil dan aneka minuman tradisional.