Kapten tim Arema FC, Hendro Siswanto (Hendra Saputra)
Kapten tim Arema FC, Hendro Siswanto (Hendra Saputra)

Pemain Arema FC banyak yang curhat di grup WhatsApp tim menyusul ditundanya kompetisi Liga 1 2020 hingga tahun 2021. Rata-rata para pemain awalnya mengkhawatirkan kompetisi terhenti sehingga tidak punya pemasukan lagi.

Hal tersebut diungkapkan kapten tim Arema FC, Hendro Siswanto yang mengaku para pemain banyak mengeluhkan nasib kompetisi yang saat ini benar-benar ditunda pada tahun 2021 mendatang.

Baca Juga : Kompetisi Dimulai Tahun Depan, Arema FC Keluhkan Finansial

"Banyak pemain yang curhat, ya meski hanya melalui candaan di grup WhatsApp tim, karena mereka bingung kalau liga terhenti seperti ini," kata Hendro.

Menurut Hendro, curhat pemain itu didasari karena pemain tidak mempunyai pemasukan kembali selepas Liga 1 2020 ditunda hingga tahun depan. "Kompetisi gak jelas itu juga berpengaruh pada gaji, pemain juga tidak bisa menuntut karena pemasukan tim tidak ada," ungkap Hendro.

Saat ini para pemain hanya bisa memutar otak untuk mengolah keuangannya. Hal itu karena jika hanya berpangku tangan tentunya akan berimbas kerugian yang berlipat bagi pemain. Selain fisik yang percuma dilatih untuk persiapan, juga keuangan pemain yang tidak bisa berkembang.

Baca Juga : Kompetisi Sepakbola 2020 Ditiadakan, PSSI: Dimulai Awal Tahun 2021

"Trauma bagi pemain pasti ya, karena banyak kabar burung. Pemain sudah gak percaya lagi kabar burung sebelum ada jadwal resmi. Dan pemain saat ini hanya bisa memutar otak untuk mengolah bagaimana bisa hidup tanpa kompetisi," pungkasnya.