Bupati Jombang Gelar Upacara Hari Jadi Pemerintahan Kabupaten Jombang | Jatim TIMES

Bupati Jombang Gelar Upacara Hari Jadi Pemerintahan Kabupaten Jombang

Oct 21, 2020 19:11
Bupati Jombang Mundjidah Wahab saat memimpin upacara peringatan Hari Jadi Pemerintahan Kabupaten Jombang. (Foto : Dokumentasi Bagian Humas dan Protokol Setdakab Jombang)
Bupati Jombang Mundjidah Wahab saat memimpin upacara peringatan Hari Jadi Pemerintahan Kabupaten Jombang. (Foto : Dokumentasi Bagian Humas dan Protokol Setdakab Jombang)

JOMBANGTIMES - Pemerintah Kabupaten Jombang memperingati hari jadinya yang ke-110 tahun. Peringatan Hari Jadi Pemerintahan Kabupaten Jombang ini diperingati dengan upacara bendera. 

Upacara tersebut digelar di lapangan kantor Pemkab Jombang Jalan KH Wahid Hasyim pada Rabu (21/10) pagi. Selain peringati hari jadi Ke-110 Pemkab Jombang, giat upacara tersebut sekaligus memperingati hari jadi Ke-75 Provinsi Jawa Timur dan Hari Santri Nasional. 

Baca Juga : Wali Kota Kediri Terima Piagam dan Plakat, Enam Kali Opini Wajar Tanpa Pengecualian

Acara tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Jombang Mundjidah Wahab. Turut hadir pada acara itu Wakil Bupati Jombang Sumrambah dan para pimpinan Forkopimda Jombang, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkab Jombang. Juga turut hadir tokoh agama, tokoh masyarakat dan juga ASN di lingkup Pemkab Jombang. 

Bupati Jombang Mundjidah Wahab menjadi inspektur upacara. Pada kesempatan itu, Mundjidah mengajak seluruh aparatur Pemkab Jombang untuk terus bahu membahu dalam bekerja dan bersinergi dalam mengatasi tantangan ke depan, termasuk dalam situasi pandemi Covid-19.

 "Saya ingin mengajak bapak, ibu dan saudara sekalian untuk lebih menguatkan tekad, untuk lebih peduli, saling menolong dan memberikan yang terbaik ditengah pandemi Covid-19," ujarnya. 

Bupati mengungkapkan, pihaknya bersyukur atas beberapa capaian apresiasi dan prestasi yang berhasil diterima Kabupaten Jombang. Salah satunya Hasil Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Tahun 2018 tingkat Provinsi Jawa Timur. 

"Pemkab Jombang mendapatkan peringkat 5 dari 38 kabupaten/kota dengan skor 3.4617. Jombang berhak atas predikat sebagai kabupaten dengan status kinerja sangat tinggi," ungkapnya. 

Prestasi ini, terangnya, membuktikan bahwa Pemerintah Kabupaten Jombang menunjukkan tata kelola pemerintahan yang semakin baik dalam rangka memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat. 

"Pemkab Jombang juga menerima penghargaan dari  Kementerian Keuangan RI untuk kategori kabupaten penerima opini WTP lima tahun secara berturut-turut, karena capaian WTP Kabupaten Jombang sudah tujuh kali berturut-turut," terangnya. 

Bupati menegaskan, bahwa prestasi ini menjadi kado terindah bagi Pemkab Jombang di HUT Ke-110 Pemkab Jombang yang jatuh pada 21 Oktober ini. Peringatan Hari Jadi Pemerintah Kabupaten Jombang, tak lepas dari sejarah terbentuknya Pemkab Jombang. 

Hal itu ditandai dengan ditetapkannya dokumen dari Pemerintah Hindia Belanda Nomor 553 yang menjelaskan Tentang Penghapusan Kabupaten Sidayu dan Pemecahan Kabupaten Mojokerto menjadi Kabupaten Mojokerto dan Jombang, dengan Surat Keputusan Gubernur Jenderal Hindia Belanda tanggal 21 Oktober 1910 Nomor 25.

Baca Juga : Bupati Pamekasan Serahkan Bantuan Dana Hibah untuk Masjid Hingga Pondok Pesantren

"Karakter masyarakat Kabupaten Jombang yang kental dengan semangat gotong-royong, kepeloporan dan kejuangan, toleran, santun, dan agamis, menjadi modal dasar pembangunan yang sangat fundamental," tegasnya. 

Untuk itu, tema HUT Kabupaten Jombang Ke-110, yaitu “Dengan Semangat Hari Jadi Pemerintah Kabupaten Jombang Kita Tingkatkan Etos Kerja Dan Pelayanan Masyarakat”.

"Saya berharap di dalam perjalanan mengarungi ombak dinamika yang ada di tengah kondisi pandemi Covid-19 yang masih belum usai, semua senantiasa teguh bergerak bersama dan bekerja bersama menuju satu arah tujuan, yaitu bersama "Mewujudkan Jombang Yang Berkarakter dan Berdaya Saing," cetusnya. 

Menyinggung Tema Hari Santri tahun ini, yaitu "Santri Sehat Indonesia Kuat", Mundjidah berharap ini menjadi spirit untuk semua selalu menjaga kesehatan. Semoga bangsa Indonesia, khususnya kalangan pesantren dijauhkan dari virus Covid 19. 

"Karena dengan pesantren sehat, maka Indonesia akan kuat. Saya mengimbau kepada kalangan pesantren untuk senantiasa menjaga kewaspadaan dan selalu taat protokol kesehatan serta menerapkannya di lingkungan pesantren," harapnya. 

Bupati mengajak semua warga pesantren harus terlibat aktif dalam menjaga pesantren dari terpapar Covid-19. Agar visi misi pesantren sebagai lembaga pendidikan, dakwah dan pemberdayaan akan senantiasa eksis dan berkembang. "Semoga kita semua dijauhkan dari Covid-19," pungkasnya. 

Usai mengikuti upacara Bupati dan Wakil Bupati Jombang didampingi sejumlah kepala OPD melakukan ziarah dan tabur bunga di Makam Bupati Jombang pertama, Raden Adipati Ario Soero Adiningrat yang berada di kompleks Taman Makam Pahlawan Pulo Sampoerno Jombang.(*)

Topik
Bupati Jombang Bupati Mundjidah

Berita Lainnya