Javanine Band saat manggung di Hotel Luminor Banyuwangi Nurhadi Banyuwangi Jatim Times
Javanine Band saat manggung di Hotel Luminor Banyuwangi Nurhadi Banyuwangi Jatim Times

Bagi sebagian masyarakat Banyuwangi khususnya pecinta musik, tentu tidak asing dengan nama grup musik akustik Javanine Band. Meski tengah dalam kondisi pandemi, Javanine tidak lantas berhenti berkarya.

Javanine Band sendiri terbentuk dari anak-anak muda yang sebelumnya saling kenal sejak SMA hingga kuliah. Mereka pun kerap mengikuti kompetisi band ataupun jaringan pemain band cafe-cafe di Indonesia.

Baca Juga : Pandemi Covid-19, Siraman Gong Kyai Pradah Digelar Tanpa Mengundang Massa

Band ini terdiri atas 7 personel, yakni Anjar, Nanda, Rere (vokalis), Nanak (gitaris), Amin (bass), Lana (keyboard), dan Akbar (drum). “Personel kami ada 7 orang, tapi dalam pementasan tidak jarang berkolaborasi dengan musisi-musisi kota yang lain,” terang Akbar, salah satu personel.

Pria berambut ikal itu menuturkan, band yang bermarkas di Kelurahan Boyolangu Kecamatan Giri Banyuwangi itu tidak terpatok pada satu genre musik. 

”Pada dasarnya kami merupakan band entertainment atau penghibur, sehingga lagu-lagu yang dibawakan berbagai genre. Mulai dari pop, rock, maupun lagu Banyuwangian serta lagu yang lagi hits baik campursari maupun dangdut koplo,” jelasnya.

Alumni Smanta Banyuwangi itu menambahkan, sampai saat belum meluncurkan single atau album lagu ciptaan sendiri, karena sementara fokus menjadi band entertainment. 

Namun dalam beberapa kesempatan, mereka berusaha membantu aransemen musik lagu-lagu ciptaan sesama musisi Banyuwangi.

Baca Juga : Pemerintah Disarankan Kontinyu Sajikan Pentas Seni Tradisional Bagi Tamu Hotel

Setelah beberapa tahun eksis dalam dunia hiburan di Banyuwangi, band ini masih tetap bertahan dalam masa pandemi wabah Covid-19 ini. Mereka berharap kondisi bisa memungkinkan mereka kembali naik panggung.

Selama konser dan hiburan masih terbatas, para personel juga menggeluti bidang lain untuk memperoleh tambahan pendapatan.

”Karena kami terdiri dari bermacam latar belakang mulai dari murni hidup sebagai musisi, Even Organizer (EO), jurnalis, dan guru/tenaga pendidik,” imbuh Akbar.