Petugas saat hendak mengevakuasi korban yang ditemukan meninggal dunia dirumahnya / Foto : Istimewa / Tulungagung TIMES
Petugas saat hendak mengevakuasi korban yang ditemukan meninggal dunia dirumahnya / Foto : Istimewa / Tulungagung TIMES

Kakek yang hidup menyendiri karena kurang harmonis dengan keluarganya ditemukan meninggal dunia di kediamannya, Jalan Kapten Kasihin Gang 1 RT 003 RW 002 Desa Plandaan Kecamatan Kedungwaru. Korban yang diketahui bernama Santoso (78) itu diketahui meninggal dunia secara mendadak pada Kamis (24/09/2020) sekitar jam 14.15 wib.

Menurut keterangan anak korban, Leo (37) dan istrinya yang bernama Etin (72) Santoso setiap harinya tinggal seorang diri di dalam rumah (TKP). Sedangkan istri dan anaknya tinggal di rumah sebelah utaranya. "Dikarenakan kehidupan keluarga yang kurang harmonis," kata Kapolres Tulungagung AKBP Eva Guna Pandia melalui Kapolsek Kedungwaru, AKP Siswanto.

Baca Juga : KH Martain Karim, Ulama Karismatik dari Batu, Berpulang

Lanjutnya, keluarga terakhir bertemu dengan Santoso pada Rabu (23/09) kemarin malam sekitar pukul 18.30 Wib. "Hari ini, pagi istri dan anak korban mengetuk pintu tempat tinggal korban untuk mengantar sarapan namun ditunggu sampai siang korban tidak juga membuka pintu rumah," ujarnya.

Karena curiga, keluarga Santoso dengan dibantu ketua RT mendobrak pintu tempat tinggalnya dan mengetahui sudah dalam keadaan tergeletak di tempat menjemur baju bagian belakang rumah. "Setelah kita periksa, terhadap korban dengan hasil pada tubuhnya tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan," ungkapnya.

Pihak keluarga Santoso, sudah menerima atas kejadian yang dialami oleh korban dan selanjutnya jenazah korban dilakukan proses pemakaman oleh pihak keluarga. "Berdasarkan keterangan dari pihak keluarga, bahwa korban mempunyai riwayat penyakit hipertensi dan jantung," pungkasnya.