Laga uji coba Persik Kediri melawan Martapura FC di stadion Brawijaya. (ist)
Laga uji coba Persik Kediri melawan Martapura FC di stadion Brawijaya. (ist)

Persik Kediri kembali meraih hasil kemenangan di laga uji coba ke tiga hadapi Martapura FC dengan skor akhir 3 - 0. Tiga gol tersebut keseluruhan didapat dari tendangan penalti. Di mana masing-masing gol dicetak oleh Antoni Putro di menit (17'), (68') dan Septian Satria Bagaskara di menit (53').

Budi Sudarsono, Pelatih Kepala Persik Kediri mengaatakan, meski menang dengan sejumlah gol dari tendangan penalti namun, dirinya menyebut,  jika penalti tersebut salah satu bagian dari dalam strategi.

Baca Juga : Banyuwangi Akan Gelar Bluefire Ijen Challenge Tahun 2020, Cek Persiapannya

"Penalti tersebut sebenarnya merupakan bagian dari penerapan strategi kami. Di mana, saya menginstruksikan kepada seluruh pemain untuk selalu menekan ke atas tepatnya di areal kotak 16 meter daerah lawan. Dari seringnya menekan ke atas itu, kita diuntungkan dengan pemain kita yang sering diganjar pelanggaran di kotak 16 meter tersebut dan terjadilah penalti," ungkapnya.

"Namun untuk selalu menekan ke atas itu perlu adanya koordinasi yang bagus di setiap lini dan tentunya kondisi fisik yang bagus. Dan Alhamdulillah, mereka mampu menerapkannya dengan baik," bebernya.

Meski demikian, si Piton, julukan pelatih kepala Persik Kediri ini mengaku masih ingin terus lakukan peningkatan terhadap strategi yang dimilikinya tersebut.

Baca Juga : Persik Kediri Akan Gelar Uji Coba Lawan Musuh Bebuyutan Martapura FC

"Saya rasa, untuk pola menekan ke atas ini masih bisa kita tingkatkan lagi ya. Saya ingin, Persik Kediri bermain dengan pola terus menyerang. Di samping itu, kita juga akan tingkatkan terkait dengan penyelesaian akhir sebagai target utamanya dalam mencetak gol," terangnya.