Peserta TOT Pelatih Pencak Silat Persinas ASAD secara daring di Karangrejo Banyuwangi (Nurhadi Banyuwangi Jatim Times)
Peserta TOT Pelatih Pencak Silat Persinas ASAD secara daring di Karangrejo Banyuwangi (Nurhadi Banyuwangi Jatim Times)

Pengurus Kabupaten (Pengkab) Persatuan Silat Nasional Ampuh Sehat Aman dan Damai (Persinas ASAD) Banyuwangi bersama Pengkab/Pengkot Persinas ASAD yang  lain mengikuti Training Of Trainer (TOT) pelatih Pencak Silat yang digelar oleh Pengurus Provinsi (Pengprov) Jawa Timur (Jatim) secara daring atau online.

Jajaran pengurus dan para pelatih mengikuti Acara TOT yang digelar selama dua hari mulai Sabtu (19/9/2020) di Padepokan Pencak Silat PERSINAS ASAD di Kelurahan Karangrejo, Kabupaten  Banyuwangi. Acara tersebut dibuka secara resmi oleh Ketua Pengprov Jatim Dedid Cahya Heppyanto secara online dan diikuti oleh 36 Kabupaten/Kota se-Jatim.

Baca Juga : Pelatih Arema FC Carlos Oliveira: Cari Pemain Asing Sulit Saat Ini

Menurut Khoirul Kana, Ketua Pengkab Persinas ASAD Banyuwangi, dalam TOT kali ini Banyuwangi mengikut sertakan 18 orang pelatih yang berasal dari pelatih kabupaten dan ranting yang ada di wilayah Banyuwangi.

Dia menuturkan, acara TOT Pelatih merupakan salah satu pelaksanaan program kerja dan agenda rutin Pengprov Jatim dalam meningkatan mutu dan kualitas pencak silat tahun 2020 yang tertunda karena pandemi wabah Covid-19.

“TOT Pelatih secara daring ini adalah inovasi dan terobosan dari Pengprov Persinas Jatim yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas SDM dan penyeragaman kemampuan dan kapasitas pelatih yang ada di tingkat  Kabupaten/Kota sampai dengan ranting se-Jatim," jelasnya.

Pria asal Rogojampi ini menambahkan, TOT juga dimaksudkan agara para pelatih pencak silat  mempunyai kemampuan menyusun program-program latihan yang jelas terutama materi latihan dasar yang dinilai sangat penting bagi para pesilat.

Pelaksanaan TOT secara daring yang digelar dalam masa pandemi Covid-19 diikuti dengan  tetap disiplin dan mematuhi protokol kesehatan yang ditetapkan oleh pemerintah. Antara lain, peserta wajib menggunakan masker dengan baik dan benar, memakai handsanitizer dan mencuci tangan dengan sabun dan selalu menjaga jarak. Bahkan untuk makan dan minum para peserta disajikan dengan kotakan bukan dengan prasmanan.

Baca Juga : Laga Uji Coba, Persik Kediri Menang Tipis 3-2 Lawan PSG

Kana menegaskan, dengan mengikuti TOT merupakan salah satu upaya manusia menjaga kesehatan kebugaran dan meningkatkan imunitas tubuh dalam situasi pandemi wabah Covid 19. "Orang iman yang dicintai oleh Allah adalah orang iman yang kuat daripada orang iman yang lemah,” ucapnya menyatir firman Allah.