IF saat diperiksa penyidik (foto : istimewa / JatimTIMES)
IF saat diperiksa penyidik (foto : istimewa / JatimTIMES)

Kasus upaya pemerasan dan pelecehan disertai pencabulan yang dilakukan oleh IF bukan RF (seperti diberitakan sebelumnya), terhadap DSR (20) mahasiswi asal Desa Menampu Gumukmas Jember, menemui babak baru.

Informasi yang berhasil dihimpun media ini, saat ini IF sudah diamankan oleh pihak Kepolisian Polres Jember, bahkan pihak kepolisian sudah melakukan olah TKP di tempat parkir Dira Kencong pada Kamis (17/9/2020) kemarin.

Baca Juga : Kasus Suami Tusuk Istri di Jombang, Polisi Belum Bisa Periksa Pelaku

 

“Iya mas, saya sudah mendapat informasi dari pihak kepolisian kalau pelaku pemerasan dan pelecehan terhadap anak saya sudah diamankan, dan saya berharap kasus ini diusut dan ditangani secara serius oleh pihak Polres Jember,” ujar AR ayah DSR saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon Jumat (18/9/2020).

Namun sejauh ini, pihak Polres Jember belum memberikan keterangan resmi terkait penangkapan terhadap IF yang dilakukan pada Kamis dini hari tersebut, Iptu Solekhan Arief KBO Satreskrim Polres Jember, saat dikonfirmasi terkait penangkapan kasus ini masih belum memberikan jawaban.

Begitu juga dengan Kasatreskrim Polres Jember AKP. Frans Dalanta Kambaren, saat dikonfirmasi terkait penangkapan IF, juga belum memberikan pernyataaan resmi, sedangkan Kapolres Jember AKBP. Aris Supriyono memberikan jawaban agar konfirmasi ke Kasatreskrim. “Silahkan untuk kalau mau konfirmasi ke Kasatreskrim saja,” ujar Kapolres.

Seperti diberitakan sebelumnya, DSR menjadi korban pemerasan dan pelecehan serta pencabulan yang dilakukan oleh IF di lahan parkir tempat wisata Dira Kencong pada Rabu sore, DSR bersama dengan Y temannya digedor oleh IF saat berada di dalam mobil.

Tidak hanya menggedor, IF yang mengaku sebagai satpam di Dira Kencong juga sempat meminta DSR membuka bajunya untuk diperiksa, apakah DSR dan Y usai melakukan perbuatan mesum, kemudian IF meminta sejumlah uang kepada DSR jika tidak ingin diberitakan di media massa.

Baca Juga : Polisi Tangkap Residivis Pembobolan yang Kambuh Curi Motor, 1 Pelaku Dihadiahi Timah Panas

 

Pihak Dira Kencong sendiri juga melaporkan ke pihak Polsek Kencong atas apa yang dilakukan oleh IF dengan mengaku sebagai satpam di tempat wisata tersebut. “Puluhan Satpam di tempat kami sudah melaporkan kasus pencatutan korps scurity ke Mapolsek Kencong, karena dinilai mencemarkan nama baik satpam,” pungkas General Manager Dira Group Freddy Swita saat dikonfirmasi beberapa waktu yang lalu. (*)