Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Madiun menerima bantuan satu paket alat pemeriksa polymerase chain reaction (PCR). Alat itu diterima dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Jawa Timur.
Dengan adanya bantuan alat PCR tersebut, Pemkab Madiun menyiapkan fasilitas dan tenaga kesehatan untuk pengoperasian alat itu.
Bupati Madiun H Ahmad Dawami menerima alat tersebut. Kemudian dilanjutkan meninjau persiapan ruangan untuk alat PCR tersebut di RSUD Caruban.
"Acara dilanjutkan dengan monitoring lapangan meninjau kesiapan ruang serta mencari kekurangan yang nantinya akan ditindaklanjuti Pemkab Madiun agar alat tersebut segera bisa dipakai," ungkapnya.

Menurut bupati, alat ini ditargetkan dapat segera digunakan akhir September. Tenaga kesehatan juga disiapkan untuk mengikuti pelatihan supaya hasil swab-nya maksimal.
Bupati Madiun yang akrab dipanggil Kaji Mbing itu juga menyampaikan bahwa sampai saat ini jumlah pasien yang terkonfirmasi positif covid-19 mencapai 78. Rinciannya, yang sudah dinyatakan sembuh 58 dan 11 orang dalam perawatan.
Meskipun Kabupaten Madiun menduduki ranking paling bawah dalam tingkat penyebaran covid di Jawa Timur, bupati minta warganya harus tetap selalu waspada. Apalagi saat ini sedang ada kegiatan gebrak masker kepada warga. “Hal ini kami lakukan agar masyarakat sadar akan pentingnya memakai masker guna pecenggahan virus covid-19,” ucapnya.