2 Pegawai Nyaris Jadi Korban Saat Perbaiki ATM, Bakal Dapat Penghargaan dari Polisi | Jatim TIMES

2 Pegawai Nyaris Jadi Korban Saat Perbaiki ATM, Bakal Dapat Penghargaan dari Polisi

Sep 01, 2020 16:23
Lokasi gerai ATM Bank Mandiri yang sempat terjadi percobaan aksi perampokan (Anggara Sudiongko/MalangTIMES)
Lokasi gerai ATM Bank Mandiri yang sempat terjadi percobaan aksi perampokan (Anggara Sudiongko/MalangTIMES)

Pihak kepolisian Polresta Malang Kota, berencana bakal memberikan penghargaan terhadap dua orang pegawai PT Tunas Arta Gardatama (TAG) usai kejadian penembakan saat percobaan pencurian dengan pemberatan (curat) di gerai ATM Bank Mandiri Jalan Kawi, Klojen, Kota Malang, Senin malam (31/8)2020).

Dijelaskan Kapolresta Malang Kota, Kombespol Leonardus Simarmata, jika dua pegawai tersebut dinilai telah berhasil mengagalkan aksi curat di gerai ATM Bank Mandiri saat mereka tengah melakukan perbaikan mesin ATM yang informasinya mengalami masalah pada penarikan.

Baca Juga : Tembakan Pistol Rusak Pintu Kaca ATM Mandiri Jalan Kawi, Petugas Ditodong Senjata

 

"Meraka akan saya beri penghargaan. Saya katakan ini adalah peran serta dari masyarakat, khususnya PAM Swakarsa," jelasnya.

Lebih lanjut dijelaskan, PAM Swakarsa telah membantu tugas-tugas kepolisian sehingga bisa menggagalkan aksi pencurian seperti halnya yang terjadi pada Senin malam.

"Kalau saya katakan begitu, mereka telah membantu tugas kepolisian. Sehingga dua masyarakat itu akan saya berikan penghargaan," jelasnya.

Sementara itu, dua orang karyawan TAG tersebut yakni Riko (24) warga Jalan Mawar, Desa Asrikaton Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang dan Indra Kurnia (25) warga Jalan Mawar, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang.

"Keduanya karyawan TAG, satu sebagai teknisi dan satu sebagai satpam," terangnya.

Baca Juga : Gadis di Bawah Umur Diperkosa Ipar hingga Hamil

 

Sementara itu, perihal aksi percobaan curat hingga aksi penembakan bermula, saat ke-dua pegawai menerima laporan sejak pagi, jika mesin ATM bermasalah dalam penarikan. Setelah itu, pada 20.49 wib, kedua pegawai mendatangi lokasi.

Tiba di depan ATM, teknisi bernama Riko masuk ke dalam ATM, sedangkan Indra saat itu menjaga situasi di depan ATM. Tak lama setelah masuk ATM,  salah satu pelaku kemudian menghampiri Indra dan kemudian sempat melakukan tembakan sebanyak tiga kali.

Dua kali tembakan diarahkan ke kaca pintu ATM dan satu tembakan diarahkan kepada Indra. Beruntung, saat itu, Indra bisa mengelak sehingga tembakan tak sempat melukainya dan hanya membuat kaca mobil pecah. Usai melakukan aksi penembakan tersebut, pelaku kemudian kabur menghampiri temannya yang menuggu di atas motor dan kemudian kabur ke arah Jalan Tangkuban  Perahu.
 

Topik
penembakan atm bank mandiri

Berita Lainnya