Keluar masuk pemain di kubu tim Persik Kediri silih berganti demi mendapatkan klasifikasi pemain yang diharapkan. Satu bulan menjelang bergulirnya kompetisi liga, tim promosi Liga 1 tahun ini Persik Kediri hingga detik ini masih belum memutuskan slot pemain U-20.
Hal ini disebabkan belum adanya pemain yang dinilai memenuhi klasifikasi standart pemain yang ditetapkan oleh tim berjuluk Macan Putih tersebut. Pada hari kemarin contohnya, Senin (31/8), Persik Kediri kembali kedatangan tiga pemain U-20.
Baca Juga : Dua Pemain Asing Persik Dipastikan Tak Kembali
Dijelaskan oleh Pelatih Kepala Persik Kediri, Budi Sudarsono, jika saat ini ada enam pemain U-20 yang tengah mengikuti tahap seleksi.
"Enam pemain ini sifatnya masih kita seleksi. Terbaru kita kedatangan pemain asal Bali. Dan saat ini kita masih lihat kemampuannya seperti apa," kata Budi.
"Targetnya kita usakan awal atau pertengahan September nanti kita sudah lengkap terkait komposisi skuat termasuk slot pemain U-20 ini," imbuh Budi.
Diketahui, dalam penyelenggaraan kompetisi liga lanjutan tahun ini, PSSI telah mengeluarkan regulasi baru. Di mana regulasi baru tersebut mewajibkan agar setiap tim peserta Liga 1 mencantumkan dua pemain di usia 20 tahun ke daftar susunan pemain (DSP) masing-masing tim di setiap laga pertandingan yang dilakukan.
Baca Juga : KONI Kota Malang Segera Gelar Liga Pelajar Piala Presiden
Regulasi ini dibuat PSSI bukan tanpa sebab, melainkan memiliki tujuan bagus yakni dengan memberikan jam terbang pemain lebih banyak untuk mengasah kemampuannya di kompetisi liga. Sekaligus sebagai ajang seleksi pemain yang akan dipersiapkan oleh Tim Nasional (Timnas) Indonesia dalam menyambut Piala Dunia U-20 yang akan digelar di Indonesia sendiri sebagai tuan rumah pada 2021 mendatang.