free web hit counter
Jatim Times Network
Beranda
Pendidikan

Dukung Pesona Desa Wisata Brubuh, KKN PPM UGM Garap Pupuk Kompos, Lebah Madu dan Susu

Penulis : Suwandi - Editor : Nurlayla Ratri

25 - Aug - 2020, 14:55

Loading Placeholder
Mahasiswa KKN PPM UGM di Desa Brubuh optimalkan potensi sumber daya alam

Kegiatan perkuliahan, termasuk kuliah kerja nyata (KKN) masih tetap dilangsungkan di tengah pandemi Covid-19 ini. Misalnya yang dilakukan kelompok mahasiswa Universitas Gajah Mada (UGM) Yogyakarta.

Salah satu kelompok mahasiswa tersebut melakukan KKN-PPM di Desa Brubuh, Jogorogo, Kabupaten Ngawi. Sekdes Desa Brubuh Shinta Candra Dewi mengungkapkan, pemerintah desa siap berkoordinasi dan bekerja sama dengan baik untuk mewujudkan program-program KKN-PPM yang dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Baca Juga : Tak hanya Seleksi Administrasi, Jalur Mandiri UIN Malang Ada Seleksi Baca Tulis Alquran

Shinta berharap program KKN-PPM UGM di Desa Brubuh ini akan menjadi program jangka panjang. “Sehingga, program yang akan dilaksanakan bisa bersifat long term dan sustainable,” terangnya.

KKN-PPM UGM Periode 2 Juni-Agustus 2020 di Desa Wisata Brubuh mengusung tema “Pemberdayaan dan Penguatan Kapasitas Masyarakat pada Masa Pandemi COVID-19 guna Mendukung Eco-Tourism serta Pemanfaatan Sumber Daya Alam di Kecamatan Jogorogo, Ngawi”. 

Tema ini sejalan dengan program Pesona Desa Wisata Brubuh yang sedang digalakkan. Desa Brubuh mempunyai area persawahan yang luas, sumber mata air yang jernih dengan debit yang besar, serta kekayaan sungai dan sebagian warga ternak sapi yang sangat menarik untuk dikembangkan menjadi destinasi wisata desa. 

Mendukung hal tersebut, Herdian Ibnu Arisfauzi, Mahasiswa Jurusan Ilmu dan Industri Peternakan Fakultas Peternakan UGM turut memperhatikan kontribusi bidang peternakan mengingat sebagian warga memelihara ternak sapi. 

Selain penanganan ternak selama Idul Adha yang telah berlalu, Herdian melaksanakan program KKN berupa pembuatan pupuk kompos, budidaya lebah madu, dan pencegahan stunting dengan susu. 

Program penanganan ternak selama Idul Adha lalu bertujuan untuk mengurangi resiko bahaya yang dapat timbul akibat dari kesalahan penanganan ternak. Penanganan ternak yang tepat dapat meningkatkan keamanan bagi panitia kurban, warga sekitar, dan dapat pula mempertahankan kualitas produk ternak. Dengan demikian, perayaan Idul Adha kemarin dapat berjalan dengan lancar. 

Adapun program pembuatan pupuk kompos dan budidaya lebah madu bertujuan untuk meningkatkan produktivitas warga pada masa pandemi Covid-19. Pembuatan pupuk kompos mengubah kotoran ternak yang bersifat mengganggu kenyamanan para wisatawan yang berkunjung menjadi pupuk kompos yang dapat dimanfaatkan guna peningkatan keindahan alam. 

“Pupuk kompos yang dihasilkan dapat digunakan untuk memupuk bunga dan pepohonan di sekitar objek wisata,” jelas Herdiana. 

Selanjutnya, pengusahaan lebah madu stingless yang dibudidayakan tidak hanya berpotensi menambah penghasilan warga Desa Brubuh dari produk yang dihasilkannya, namun dapat pula berperan untuk mendukung pesona desa wisata. Lebah madu dapat membantu penyerbukan secara alami pada bunga dari pepohonan di sekitar obyek wisata. 

Baca Juga : Cegah Anak di Gunungronggo Kecanduan Gadget, KKN Unikama Beri Pemahaman Lewat Sosialisasi

Sementara itu, Dosen Pembimbing Lapangan KKN-PPM UGM, Atus Syahbudin menekankan pentingnya melestarikan flora hutan Gunung Lawu, serta mewujudkan dan memelihara keindahan dan kenyamanan obyek wisata Desa Brubuh. 

“Tegakan pepohonan dapat memberikan nilai keindahan seperti penampakan batang, tajuk, warna dan bentuk daun. Destinasi wisata Srambang Park dan Sumber Koso itu menawan berkat batang-batang pohon pinus yang berjajar rapi dan subur. Pengolahan pupuk kompos dari kotoran sapi dan pengusahaan lebah madu tentu akan mendukung ke arah sana,” ungkap Atus yang menekuni keanekaragaman flora hutan pegunungan di Pulau Jawa. 

Dari hewan ternak, Herdiana pun berharap warga mampu mencegah stunting melalui program minum susu. Warga seyogyanya lebih waspada terhadap bahaya stunting. 

Susu yang dikenal tinggi akan nilai gizi dapat dimanfaatkan untuk mencegah stunting. Warga dengan kebutuhan gizi yang terpenuhi akan lebih resisten terhadap stunting sehingga pertumbuhan dan perkembangan dapat berjalan dengan baik, serta tingkat kesehatan dan kecerdasan warga dapat terus meningkat.

Program-program KKN-PPM UGM tersebut terus disosialisasikan kepada warga Desa Brubuh melalui buku dan booklet, baik berbentuk softfile maupun hardfile yang telah diterima oleh perangkat Desa Brubuh. 

Upaya ini diharapkan dapat memberikan dampak yang positif bagi warga Desa Brubuh dengan berbagai kegiatan positif selama di rumah saja. Dengan demikian mampu menjadikan Pesona Wisata Desa Brubuh terus berkembang.


Topik



Media Terverifikasi Dewan Pers

Update Berita JatimTIMES Network

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News JatimTIMES atau bisa menginstall aplikasi Jatim Times News melalui tombol berikut:


Penulis

Suwandi

Editor

Nurlayla Ratri

Pendidikan

Artikel terkait di Pendidikan

--- Iklan Sponsor ---