Work and Holiday Visa (WHV) merupakan visa yang ditujukan untuk kawula muda berusia 18-30 tahun yang gemar jalan-jalan sekaligus menambah pengalaman dengan bekerja. Jadi, kamu bisa kerja sambil jalan-jalan keliling Negeri Kangguru.
Rifki Aris Sandi adalah satu dari sekian banyak alumni WHV, ia berangkat pertengahan tahun 2013 dan pulang tahun 2014
Baca Juga : Bisa Kembali Nonton Konser Saat New Normal, Baju Hazmat Canggih Ini Bisa Jadi Pilihan
Selama di Australia, Rifki tinggal di Canberra, disana ia belajar tentang disiplin waktu, aturan dan banyak hal lainnya.
Visa ini memungkinkan warga Indonesia untuk tinggal selama satu tahun di Australia, terhitung sejak tanggal kedatangan di Negeri Kangguru.
Disana Rifki Bekerja di beragam tempat dan profesi, mulai dari restoran, kebun, hingga pabrik selama halal dan mendatangkan uang. Dari penghasilannya itu Rifki bisa keliling Australia setiap akhir pekan.
"Dengan visa ini siapapun bisa bekerja dengan kontrak kerja jangka pendek. Maksimal waktu bekerja pada satu pemberi kerja bisa sampai 6 bulan. Jadi, setelah 6 bulan bekerja, harus segera mencari tempat kerja baru. Dan selama visa ini masih berlaku, siapapun bebas keluar masuk Australia sesuka hati,” kata pria asli Lumajang ini.
Baca Juga : Ikuti Jejak Kakak & Adiknya, Kahiyang Ayu Jual Skincare dengan Harga Terjangkau
WHV sendiri merupakan program kerja sama antara pemerintah Indonesia dengan Australia dalam rangka mendorong pertukaran budaya dan mempererat hubungan antar warga kedua negara yang disepakati sejak tahun 2009.
Awalnya, kuota peserta dibatasi hanya 100 orang saja tiap tahunnya, tapi kini kuotanya telah diperbanyak menjadi 5 ribu orang setiap tahun.