Pencarian korban dihari ke tiga ombak pantai pancer kisaran 2 - 3 meter ( BPBD Banyuwangi)
Pencarian korban dihari ke tiga ombak pantai pancer kisaran 2 - 3 meter ( BPBD Banyuwangi)

Tim SAR Gabungan dari BASARNAS, BPBD, Satpolair Polresta Banyuwangi ,TNI AL berserta relawan dan nelayan melakukan pencarian hari ketiga korban di Pantai Pancer, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran Kabupaten Banyuwangi. Korban merupakan pemancing ikan yang hilang setelah perahunya menghantam batu di pantai tersebut.

Kasatpolair Polresta Banyuwangi AKP Sudarsono menjelaskan, korban hilang terseret arus saat sedang memancing pada Sabtu (25/7/2020) lalu. Korban bernama Dwi Tutut Ramadhan (40) warga Penjaringansari, RT 002 - RW 006, Kecamatan Rungkut, Kota Surabaya. 

Baca Juga : Warga Garum Blitar Tewas Kesetrum saat Tebang Pohon Bambu

Saat itu, korban tengah memancing bersama rekannya yang berhasil selamat. Korban selamat benama Hendrik Susanto (31) warga Dusun  Sumbermanggis, Desa Barurejo, Kecamatan Siliragung, Banyuwangi.

Koordinator Pos SAR Banyuwangi Risky Putra Buana mengungkapkan, petugas sempat menghentikan pencarian di hari kedua karena terhalang ombak besar. 

"Kemarin lebih pagi, tim gabungan tiba di lokasi dan langsung berkoordinasi dengan potensi SAR dan instansi terkait. Setelah melakukan briefing dan pembagian tugas, tim di pecah menjadi tiga Search and Rescue Unit (SRU)," ungkapnya, hari ini (28/7/2020).

Tim SRU satu menggunakan Perahu Basarnas melakukan pencarian di perairan, tim SRU kedua melakukan penyisiran darat serta melakukan pencarian dari titik dugaan korban tenggelam ke arah selatan dengan jarak penyisiran sekitar 2-3 kilometer. Sementara tim lain di darat serta garis pantai dari Pancer hingga Kawasan Rajegwesi. 

Baca Juga : Dari 33 Kecamatan, Hanya 3 Wilayah di Kabupaten Malang Yang Bersih dari Covid-19

Menurut Risky, tim SAR gabungan di hari kedua kemarin sudah berusaha semaksimal mungkin. Namun kemarin selepas siang hari, tim menghadapi gelombang laut yang kurang bersahabat. “Kendala gelombang ombak cukup tinggi sekitar 5 meter. Akhirnya pencarian dihentikan dan dilanjutkan hari ini,” tegasnya.

Pihaknya berharap, hari ini ombaknya landai dan juga meminta masyarakat nelayan di pesisir selatan ikut membantu agar korban segera diketemukan.