Foto muhlis/jatimtimes/Kriesna
Foto muhlis/jatimtimes/Kriesna

Menjelang Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Bondowoso, suhu politik di internal partai Golkar Kabupaten Bondowoso mulai menghangat. Dua kandidat terbaik Golkar yang digadang-gadang akan maju sebagai calon Ketua DPD Partai Golkar Bondowso telah menancapkan kekuatan politik di tubuh partai berlambang beringin itu. 

Dua kader Golkar yang digadang bakal bertarung di Musda Golkar adalah Ady Kriesna, SH. Politisi muda yang memiliki segudang pengalaman ini akan menghadapi lawan seorang politisi muda juga,  Kukuh Raharjo.

Baca Juga : Resah Kasus Covid-19 di Surabaya Tak Berujung, Ketua RW Mengadu ke MA 

 

"Ady Kriesna merupakan rivalitas terkuat Kukuh Raharjo," ujar dosen politik UIN Surabaya, M. Saiful Bahar, Senin (14/7/2020).

Menurut Bahar, Partai Golkar Bondowoso memiliki dua orang kader muda yang sangat potensial untuk menjadi calon pemimpin Bondowoso di masa yang akan datang. Dua orang kader muda tersebut tak lain adalah Ady Kriesna dan Kukuh Raharjo. 

Dua orang tersebut memiliki nilai lebih dibandingkan dengan politisi lain yang seumuran dengan mereka.

"Mas Kukuh meski tidak punya rekam jejak di organisasi kampus, namun dia mampu memimpin perusahaan dan berhasil, padahal itu tak mudah. Ia juga mampu memimpin organisasi kemasyarakatan dengan cukup baik. Kerja kerja politik yang selama ini dia bangun juga baik meski tak terdengar oleh banyak orang," ujar Bahar.

Seorang pengusaha, lanjut Bahar, yang terjun didunia politik akan lebih mudah beradaptasi. Ia akan selalu  mendapatkan insting di setiap gerakan politik dan insting seorang pengusaha itu juga bisa membantu Kukuh dalam kerja politiknya. 

"Partai Golkar sangat diuntungkan dengan hadirnya Kukuh," ujarnya.

Demikian juga Kreisna, ia dinilai punya rekam jejak sangat mentereng di organisasi kampus. Pengalamannya sebagai ketua cabang HMI di Jember memudahkan dia melakukan dan menerjemahkan idenya dalam kerja politik.

Hal itu dibuktikan ketika Kriesna memimpin AMPI. Juga ketika menjadi ketua komisi di DPRD. 

Baca Juga : Soal Dukungan Bacabup Jember, Partai Berkarya Belum Bersikap 

 

"Ia memiliki komunikasi politik yang elegan dan tidak eksklusif.  Partai Golkar selama ini selalu dalam posisi yang diuntungkan. Posisi Golkar menjadi posisi penting di peta politik Bondowoso itu atas pesan Kriesna," katanya.

Dan sekali lagi bahwa dua orang ini menjadi berkah tersendiri bagi Parti Golkar dan Partai Golkar harus memberi ruang yang cukup agar mereka bisa  bertarung dengan fair dan sehat untuk menempati posisi terbaik di Partai dan tak ada yang terbuang ketika nanti salah satu dari mereka ada yang tak terpilih.

Selain itu mereka merupakan politisi di puncak produktif.  Itu posisi yang matang.  

"Itu menjadi nilai tersendiri bagi Partai Golkar. Nantinya Partai Golkar akan bisa menyasar segmentasi konstituen anak muda  baik Kukuh maupun Kriesna, sehingga pemilihan bisa dari kaum muda dengan  bahasa anak muda," katanya .