Kawasan Jl Binor Kelurahan Bunulrejo, Kecamatan Blimbing Kota Malang yang mulai menerapkan PSBL. (Arifina Cahyanti Firdausi/MalangTIMES).
Kawasan Jl Binor Kelurahan Bunulrejo, Kecamatan Blimbing Kota Malang yang mulai menerapkan PSBL. (Arifina Cahyanti Firdausi/MalangTIMES).

Upaya meminimalisir penyebaran kasus Covid-19 terus diterapkan di berbagai wilayah di Kota Malang. Sebelumnya, Kelurahan Mergosono, Kecamatan Kedungkandang, menerapkan lockdown lokal atau PSBL (Pembatasan Sosial Berskala Lokal). Kini giliran wilayah Kelurahan Bunulrejo, Kecamatan Blimbing.

Langkah tersebut dilakukan di kawasan Jl Binor yang memang mayoritas banyak ditemui masyarakat yang terjangkit Covid-19.

Baca Juga : Dua Kali, Sehari Tambahan Pasien Konfirm Positif Covid-19 Kota Batu Tembus 14 Orang

Camat Blimbing, Muarib menjelaskan, pelaksanaan penutupan area wilayah sebelumnya pernah dilakukan pada tanggal 25 Juni hingga 8 Juli 2020. Namun, setelah evaluasi bersama Forkopimda hal ini masih perlu adanya pengetatan.

Mengingat jumlah kasus positif Covid-19 di wilayah Kelurahan Bunulrejo masih cukup tinggi. Karenanya dilakukan PSBL selama kurang lebih 14 hari ke depan, mulai Minggu (12/7/2020) kemarin.

"Kemarin kita evaluasi, dihadiri oleh pak Danrem, Kapolres, karena itu juga masih ada beberapa berkurang tapi masih ada beberapa penambahan (kasus Covid-19) di wilayah sini. Makanya ini dilakukan PSBL," ujarnya saat ditemui Senin (13/7/2020).

Muarib menjelaskan mekanisme PSBL di wilayahnya, di mana setiap warga yang keluar masuk maka hanya diberlakukan sistem one gate. Yakni melalui satu pintu di Jl Binor.

Petugas juga telah disiapkan di area tersebut, untuk pengecekan suhu dan pemantauan setiap orang terutama bagi orang di luar wilayah tersebut yang akan masuk.

Dari pantauan MalangTIMES, beberapa warga luar yang memiliki keperluan ke wilayah Jl Binor ini juga diminta untuk lewat dari jalur lain. 

Baca Juga : Sutiaji Gencar Kuatkan Gerakan Malang Herbal

"Pihak luar tetap kita cek suhu dengan thermo gun jangan sampai melebihi batas maksimal. Serta ditanya keperluannya di sini untuk apa. Kemudian, semua jalan masuknya dari Jl Binor. Masuk keluar dari satu pintu. Gang-gang kecil, kita tutup," imbuhnya.

Dalam penerapan PSBL tersebut, di wilayah ini juga disiapkan khusus dapur umum untuk menopang kebutuhan warga. Pihaknya berharap, pemberlakuan ini bisa menekan angka kasus positif Covid-19.

"Alhamdulillah dengan adanya RW tangguh, Kelurahan tangguh itu semuanya di sini ada dapur umumnya. Sehingga yang sakit ini juga diperhatikan yang sehat. Mudah-mudahan secepatnya setelah ada PSBL ini nanti akan berkurang dan banyak yang sembuh," tandasnya.

Sebagai informasi, jumlah kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di wilayah Jl Binor  tercatat sebanyak 33. Pasien yang meninggak ada 2 orang, pasien yang sembuh 11 orang, dan sisanya 16 orang dalam perawatan isolasi mandiri di rumah.