Ilustrasi.(Foto : Ist/Google Images)
Ilustrasi.(Foto : Ist/Google Images)

Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 mengimbau masyarakat Blitar Raya agar semakin disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan. Imbauan ini menyusul bertambahnya kasus positif covid-19 di Kota Blitar dan Kabupaten Blitar setiap hari. 

Data yang direkap Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten dan Kota Blitar, ada penambahan 7 kasus positif baru pada Senin (29/6/2020). Rinciannya, 1 dari Kota Blitar dan 6 dari Kabupaten Blitar. Dari 7 penambahan positif itu. Tiga di antaranya adalah ASN di lingkup Pemkab Blitar. 

Baca Juga : Kasus Covid-19 Meningkat, Angka Kematian di Kabupaten Malang Bertambah Jadi 20 Orang

"Untuk Kota Blitar, ada 1 kasus positif baru. Pasien seorang perempuan berusia 41 tahun, warga Kelurahan Blitar. Namun hasil tracing, dia berdomisili di Kelurahan Bendo, Kota Blitar. Diketahui yang bersangkutan merupakan ASN di salah satu OPD Pemkab Blitar. Hasil test swab-nya keluar kemarin sore,” ungkap Jubir Gugus Tugas Percepatan Penanganan  Covid-19 Kota Blitar M. Muchlis, Selasa (30/6/2020). 

Penambahan kasus positif covid-19 secara signifikan juga terjadi di Kabupaten Blitar. Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Blitar merinci ada 6 kasus baru. Dari 6 kasus ini, tercatat empat di antaranya merupakan pasien pria. Diketahui mereka merupakan warga Kecamatan Nglegok, Wlingi, Selopuro, dan Srengat. 

Sementara dua wanita yang positif covid-19, masing-masing warga Kecamatan Binangun dan Kecamatan Gandusari.  

“Yang dari Wlingi, dia adalah warga Kelurahan Babadan. Dia merupakan seorang dokter yang pernah merawat pasien positif covid-19. Dia mengalami gejala demam dan setelah test swab hasilnya positif. Yang bersangkutan sekarang dirawat di RS Lavallete Malang," papar Jubir Gugus Tugas Covid-19 Pemkab Blitar Krisna Yekti. 

Dari ketujuh pasien itu,  tiga di antaranya diketahui merupakan aparatur sipil negara (ASN). Selain wanita usia 41 tahun warga Kota Blitar, dua lagi adalah warga Kabupaten Blitar. Pertama, wanita (38) dari Butun, Gandusari. Riwayat, punya penyakit sesak sudah lama. Dan pasien kedua adalah pria (57), warga Kandangan Kecamatan Srengat yang mengikuti rapid test lintas sektoral. 

Baca Juga : Kota Malang Tambah Lagi 7 Kasus Positif Covid-19, 2 Meninggal Dunia

"Ada 3 ASN Pemkab Blitar yang positif covid-19. Satu diantaranya merupakan warga Kota Blitar tapi berdinas di Pemkab Blitar. Karena dia dinas di Pemkab Blitar, maka penanganannya kami yang lakukan,” jelas Krisna.

Sebagai antisipasi penyebaran covid-19, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 meminta agar instansi asal pasien positif untuk tutup sementara dalam beberapa hari ke depan. Karena ASN yang positif sudah melakukan isolasi mandiri, maka jika dikalkulasi, kantor instansi yang bersangkutan akan ditutup sementara selama dua hingga tiga hari. 

Dalam waktu dekat, gugus tugas juga akan melakukan rapid test masal maupun swab secara masif untuk ASN lingkup Pemkab Blitar.  "Kasus positif covid-19 di Kabupaten Blitar naik signifikan karena kami gencar melakukan rapid test masal. Begitu ada yang reaktif, langsung kami ambil swab-nya," pungkasnya.