Tulungagung kini bersiap menuju zona kuning Covid-19.
Hal itu seiring melonjaknya jumlah pasien sembuh Covid-19 dalam 2 hari terakhir.
Dalam 2 hari terakhir, ada 66 pasien yang dinyatakan sembuh.
Baca Juga : 3 Pasien Kofirm Positif Covid-19 Kota Batu Sembuh, Salah Satunya ASN
Dengan bertambahnya pasien sembuh ini, jumlah kesembuhan mencapai 124 orang dan pasien positif Covid-19 sebesar 224 orang, Kamis (25/6/20).
Zona kuning jika terjadi penambahan kesembuhan minimal 5 persen lagi. Saat ini persentase kesembuhan mencapai 55 persen.
"Hari ini (Kamis malam) kita mendapat tambahan pasien sembuh sebanyak 27 orang dan kasus positif sebanyak 2 orang," ujar Wakil Jubir Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Tulungagung, Galih Nusantoro.
Tambahan pasien sembuh pada Kamis berasal dari Kecamatan Bandung 1 orang, Boyolangu 4 orang, Campurdarat 1 orang, Gondang 1 orang, Karangrejo 1 orang, Kedungwaru 5 orang, Ngantru 1 orang, Ngunut 2 orang, Rejotangan 3 orang, Sendang 1 orang, Sumbergempol 2 orang, dan Kota 5 orang.
Untuk tambahan pasien positif berasal dari kecamatan Pagerwojo dan Gondang. Keduanya berasal dari pasien PDP (pasien dalam pengawasan).
"Ada penambahan kluster yang sudah tuntas, yaitu pabrik rokok di Kedungwaru," terangnya.
Dengan penambahan kluster sembuh ini, total ada 5 kluster tuntas dari 10 kluster yang ada.
Kluster yang sudah selesai adalah kluster umrah, kluster tenaga kesehatan 1, kluster Jabalsari dan kluster pelatihan haji, dan kluster pabrik rokok di Kedungwaru.
Sedang kluster yang belum selesai adalah kluster pabrik rokok di Pakel, kluster Desa Bungur, kluster tenaga kesehatan J, kluster tenaga kesehatan B dan kluster pegawai perbankan.
Menurut Galih, kini Tulungagung sudah berada di zona oranye kembali dan sedang menuju ke zona kuning.
Baca Juga : Tambah 3, Total Kasus Positif Covid-19 di Kota Malang Capai 172
Galih mengaku optimis bisa menuju ke zona kuning mengingat dalam dua hari terakhir terjadi lonjakan pasien sembuh.
Mengingat, jumlah penambahan pasien PDP yang kian menurun. Sehingga dalam waktu dekat ini, diperkirakan Tulungagung bisa menuju ke zona kuning.
"Minggu kemarin hanya beberapa hari terjadi lonjakan pasien positif. Namun setelah itu justru pasien yang sembuh juga kian meningkat. Sehingga dimungkinkan dalam waktu dekat Tulungagung bisa menuju ke zona kuning," ungkap Galih.
Sementara itu, hal yang mengejutkan justru terjadi di Kecamatan Pucanglaban. Pasalnya, terhitung sejak 6 Juni hingga sekarang. Pasien yang berstatus PDP di wilayah tersebut terhenti di angka tujuh.
Galih meyakini, hal tersebut disebabkan akibat mobilitas warganya yang terbilang rendah. Yang berarti, masyarakat Pucanglaban lebih sering berada diwilayahnya sendiri dibanding di wilayah lain.
Sehingga penularan Covid-19 di wilayah tersebut tak terlalu parah dibanding kecamatan lain yang warganya mayoritas melakukan mobilitas yang masif.
"Hal-hal seperti itu mungkin saja terjadi. Karena jika mobilitas rendah. Jarang ada yang pergi ke wilayah zona merah misalkan. Otomatis persentase penularan juga rendah," ungkap Galih.