free web hit counter
Jatim Times Network
Beranda
Peristiwa

Kunjungi Al-Hikam, Gubernur Khofifah Minta Doa untuk Keselamatan Jatim

Penulis : Pipit Anggraeni - Editor : A Yahya

19 - Jun - 2020, 01:59

Loading Placeholder
Suasana saat Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa memantau rapid test di Ponpes Al-Hikam (Pipit Anggraeni/MalangTIMES).

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa beserta rombongan mengunjungi Pondok Pesantren Al-Hikam Kota Malang, Kamis (18/6/2020). Selain meninjau proses rapid test yang dilaksanakan di ponpes tersebut, Khofifah secara khusus meminta doa untuk keselamatan Jawa Timur.

Dalam sambutannya, perempuan berhijab tersebut menyampaikan, kasus persebaran covid-19 di dunia bahkan Indonesia terus mengalami perkembangan yang cukup pesat. Di dunia, dalam delapan hari tercatat ada satu juta kasus.

Baca Juga : PMI Support Penuh Terapi Plasma Darah Pasien Covid-19 di Jatim

"Untuk Indonesia saja, dalam 10 hari terakhir sudah ada 10 ribu kasus. Jumlahnya terus bertambah," katanya.

Dengan jumlah kasus yang terus mengalami peningkatan itu, Khofifah menyampaikan jika perlu ada upaya yang dilakukan dari berbagai pihak. Tanpa kecuali di lingkungan pondok pesantren. Sehingga, tim gugus tugas covid-19 pun selama beberapa hari terakhir keliling untuk melakukan rapid test dan swab di seluruh kota dan kabupaten di Jawa Timur.

"Dan doa yang dilakukan memang harus secara global. Maka melalui para pengasuh dan santri kami meminta doa semua untuk bangsa Indonesia dan masyarakat Jatim khususnya," terangnya.

Lebih jauh Khofifah menyampaikan, klaster penularan covid-19 dapat berasal dari manapun. Sebagai bentuk antisipasi, maka pondok pesantren juga menjadi salah satu yang dituju untuk dilakukan rapid test.

"Tim dokter dan perawat yang keliling menyediakan rapid test, ketika ada yang reaktif akan langsung di swab," tambahnya.

Baca Juga : Jusuf Kalla Tinjau Kesiapan Masjid Nasional Al Akbar Menuju New Normal

Dengan upaya itu, diharapkan proses tracking terhadap persebaran covid-19 di Jatim dapat lebih ditekan. Selain itu juga dapat diketahui lebih cepat sejauh mana proses penyebaran tersebut di masyarakat.

"Antisipasi yang dilakukan secara masif diharapkan bisa melakukan tracking lebih cepat," tambahnya.

Sementara itu, rapid test yang dilaksanakan di Ponpes Al-Hikam ditaregtkan dilaksanakn untuk 300 santriwan dan santriwati. Selama tiga jam dilaksanakan, tercatat sudah ada 107 yang melakukan rapid test, dan hasil seluruhnya adalah non reaktif.


Topik



Media Terverifikasi Dewan Pers

Update Berita JatimTIMES Network

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News JatimTIMES atau bisa menginstall aplikasi Jatim Times News melalui tombol berikut:


Penulis

Pipit Anggraeni

Editor

A Yahya

Peristiwa

Artikel terkait di Peristiwa

--- Iklan Sponsor ---