free web hit counter
Jatim Times Network
Beranda
Serba Serbi

Sambut New Normal, Face Shield Anak-Anak Buatan Istri Anggota TNI Ini Laris Manis

Penulis : Adi Rosul - Editor : Nurlayla Ratri

16 - Jun - 2020, 16:35

Loading Placeholder
Dwi Rahmawati dibantu saudaranya saat membuat face shield di kediamannya Desa Pulorejo, Kecamatan Ngoro, Jombang. (Foto : Adi Rosul / JombangTIMES)

Seorang ibu rumah tangga di Jombang berinovasi membuat face shield atau pelindung wajah. 

Face shield tersebut dipesan oleh kalangan lembaga pendidikan di kota santri untuk persiapan new normal bagi para siswa didik.

Baca Juga : Face Shield Murah Bikin Sendiri, Bisa Juga Daur Ulang Pakai Bungkus Snack!

Face shield buatan Dwi Rahmawati (38), warga Desa Pulorejo, Kecamatan Ngoro ini terlihat cukup sederhana dan nampak nyaman digunakan. 

Bahan-bahan yang digunakan juga cukup simpel dan aman.

Untuk membuat pelindung wajah tersebut, ibu dua anak ini menggunakan bahan plastik mika dengan tebal 0,33 milimeter. 

Agar face shield nyaman saat digunakan, di bagian belakang mika dipasang busa setebal 1 centimeter dan dilapisi matras dengan ketebalan 4 milimeter.

Bahan tersebut kemudian saling direkatkan dengan kancing keling dan kancing plastik yang biasa digunakan untuk jaket. 

Kancing plastik inilah yang berfungsi agar mika pada face shield bisa dipakai buka tutup.

Kemudian untuk pengikat kepalanya, Dwi memanfaatkan karet elastis yang dipasang melingkar pada face shield. 

Agar terlihat menarik, bagian depan face shield ditempel stiker bergambar animasi superhero. 

Bila yang memesan yayasan atau lembaga, maka akan dipasang nama lembaga pada face shield bagian depannya.

"Sehari bisa mengerjakan 100 buah. Pengerjaan dibantu sama suami, keluarga dan teman," kata Dewi saat ditemui di kediamannya, Senin (15/6).

Istri Abdul Manan seorang anggota TNI Kodam/V Brawijaya itu, baru menggeluti usaha pembuatan face shield sejak sebulan terakhir.

Awalnya, ibu dua anak ini membelikan face shield untuk anaknya yang akan masuk sekolah. 

Face shield tersebut diperuntukkan anaknya agar mencegah potensi paparan Covid-19 di lingkungan sekolah.

Baca Juga : Hilangkan Kecanduan Gadget pada Anak, Pria Ini Sulap Jalan Depan Rumahnya

Karena face shield yang dibeli tersebut dirasa kurang nyaman oleh anaknya, kemudian Dwi memodifikasi face shield agar bisa digunakan buka tutup. 

Ia merombak face shield tersebut dari pengetahuan yang didapat dari video di YouTube. 

Berawal dari situlah, Dwi mencoba membuat sendiri face shield dan diperjualbelikan hingga sekarang.

"Pertama saya buat tidak saya share ke sosial media. Saya hanya bilang ke teman-teman saya saja, ternyata banyak yang minat face shield buatan saya. Saya coba buat lagi dan banyak yang pesan dari sekolah-sekolah. Alhamdulillah sekarang banyak yang pesan," terang anggota Persatuan Istri Tentara (Persit) Denintel Kodam/V Brawijaya itu.

Saat ini, face shield buatan Dwi kini mulai banyak dipesan oleh kalangan dunia pendidikan seperti Taman Kanak-Kanak (TK) dan Taman Pendidikan Qur'an (TPQ) di Jombang. 

Mereka memesan face shield buatan Dwi untuk digunakan para siswa didik di saat new normal di sekolah.

"Untuk new normal kan harus menggunakan face shield dan hand sanitizer. Untuk anak-anak kan kalau menggunakan masker sering dibuka karena ndak nyaman, kalau pakai face shield kan nyaman," ujarnya.

Saat ini, Dwi sudah mendapatkan pesanan sebanyak 500 buah dari sejumlah lembaga pendidikan. 

Untuk satu face shield buka tutup ukuran anak-anak, dibanderol dengan harga Rp 15 ribu, sedangkan untuk ukuran dewasa dijual seharga Rp 20 ribu. 

Selain eceran, Dwi juga melayani grosir dengan harga Rp 13 ribu per satu kodi isi 20 face shield ukuran anak-anak, dan Rp 18 ribu satu kodi isi 20 face shield ukiran dewasa.

"Pesanan yang selesai dikerjakan sebanyak 400 pcs. Sedangkan pesanan yang belum dikerjakan sebanyak 100 pcs, karena nunggu bahan," pungkasnya.(*)


Topik



Media Terverifikasi Dewan Pers

Update Berita JatimTIMES Network

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News JatimTIMES atau bisa menginstall aplikasi Jatim Times News melalui tombol berikut:


Penulis

Adi Rosul

Editor

Nurlayla Ratri

Serba Serbi

Artikel terkait di Serba Serbi

--- Iklan Sponsor ---