Salah satu jalur alternatif saat nantinya jembatan Kedungkandang diperbaiki (Ist)
Salah satu jalur alternatif saat nantinya jembatan Kedungkandang diperbaiki (Ist)

Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang menyiapkan rekayasa pengalihan arus lalu lintas melalui jalur alternatif bagi pengendara saat pembangunan jembatan Kedungkandang. Jalur alternatif itu untuk mengantisipasi kemacetan di kawasan Jalan Mayjend Sungkono, Jalan Muharto, maupun Jalan Ki Ageng Gribig.

Kepala Dishub Kota Malang Handi Priyanto menjelaskan, ada dua jalur alternatif yang bisa dilalui pengendara. Meskipun jalur tersebut sedikit memutar dan memerlukan sedikit waktu lebih, jalur tersebut memang sangat efektif dilalui bagi pengendara.

Baca Juga : Sehari Tambah 451 Kasus Baru, Ketua Satgas Covid-19 Jatim: Mobilitas Jalur Udara Tinggi

Mereka yang dari arah GOR Ken Arok atau Jalan Mayjen Sungkono menuju ke kawasan Muharto atau ke Jalan Ki Ageng Gribig bisa melalui Jalan KH Malik Dalam. Di Jalan KH Malik Dalam, terdapat dua jalur.

Mereka yang ingin ke kawasan Muharto disarankan untuk bisa melintasi jalan yang tembus ke Kedungkandang Gang VII agar lebih dekat menuju Muharto. Melalui jalan tersebut, jarak yang ditempuh yakni 2,8 kilometer dengan estimasi waktu tempuh 10 menit.

Sedangkan yang ingin ke Jalan Ki Ageng Gribig bisa melalui Jalan KH Malik Dalam yang tembus ke Kedungkandang Gang 12 agar lebih dekat. Jika melalui jalur tersebut, jarak tempuhnya 5,8 kilometer dnegan setimasi waktu tempuh 13 menit.

Tapi, pengendara yang keluar dari Gang VII juga bisa langsung menuju arah Jalan KH Malik Dalam. "Begitu pun arah sebaliknya, yang ingin menuju ke arah GOR bisa melalui jalur alternatif tersebut," jelas Handi (3/6/2020).

Selain menyiapkan jalur alternatif, pihak Dishub juga melakukan persiapan lainnya dengan menyiapkan sarana prasarana seperti penunjuk arah maupun rambu-rambu. Sehingga, para pengguna jalan akan mudah untuk mengetahui Jalur alternatif.

"Kami akan upayakan untuk meminimalisasi kemacetan yang terjadi. Tentunya bekerja sama dengan pihak satlantas maupun pihak kecamatan," terangnya.

Baca Juga : Miris, Meski Sudah PSBB, Angka Mobilitas di Kabupaten Malang Masih Tinggi

Selain itu, Dishub mengimbau warga agar juga memaklumi manakala saat pembangunan jembatan Kedungkandang, terjadi sedikit kemacetan. Apalagi, jembatan Kedungkandang merupakan lokasi vital untuk akses warga.