1 Mei nampaknya bukan hanya memperingati hari buruh, tapi juga tepat 31 tahun lalu Stadion Rungrado May Day di Korea Utara berdiri sebagai gelanggang stadion terbesar di negara yang saat ini di pimpin oleh Kim Jong Un itu.
Meski terkenal dalam hal militer, namun Korea Utara masih kalah dari negara tetangga seperti Korea Selatan, Jepang dan lainnya dalam hal olahraga. Tapi jangan salah, meski kurang berprestasi dalam olahraga, Korea Utara memiliki stadion kebanggaan yang berkapasitas kurang lebih 150 ribu tempat duduk.
Melihat tempat duduknya saja kita sudah bisa membayangkan bagaimana besarnya stadion tersebut. Bahkan sekelas Nou Camp yang memiliki kapasitas 98.772 ribu ini bisa jadi tidak ada apa-apanya
Dalam sejarahnya, nama stadion ini sendiri diambil nama Pulau Rungra yang terletak di Sungai Taedong. Dan yang menarik untuk May Day sendiri karena diresmikan pada 1 Mei yang merupakan perayaan buruh dan sering dilangsungkan di tempat ini.
Stadion yang sudah berdiri selama 31 tahun ini juga bisa dikatakan unik dan ikonik. Hal ini lantaran bangunan klasiknya berpadu dengan beberapa fasilitas olahraga bertaraf internasional dan modern. Dimana mempunyai memiliki 16 lengkungan seperti cincin yang menyerupai kelopak bunga magnolia. Berkat adanya model tersebut untuk para penonton yang datang langsung ke stadion untuk sebuah pertandingan, akan bisa selamat dari guyuran air hujan atau kepanasan.
Sempat tersiar kabar bahwa Stadion Rungrado May Day juga digunakan untuk mengeksekusi mati para jenderal yang dirasa mengancam keberadaan Kim Jong Un dengan cara dibakar secara hidup-hidup.
Begitulah beberapa hal terkait Stadion Rungrado May Day di Korea Utara. Meski belum bisa mengangkat prestasi Korut di jagat sepak bola, tapi setidaknya bisa menjadi bukti kedigdayaan Kim Jong Un.