Areal Blindspot pada kendaran besar (Korlantaspolri)
Areal Blindspot pada kendaran besar (Korlantaspolri)

Saat berlalu lintas di jalan raya, harus berhati-hati dengan Blindspot. Blind Spot merupakan salah satu faktor yang bisa menyebabkan terjadinya kecelakaan lalu lintas.

Mengenai Blind Spot, merupakan titik buta atau sering disebut no zone, di mana pengendara tidak bisa melihat sebuah area dengan baik. Dalam hal berkendara, Blind Spot merupakan situasi dari sekeliling kendaran yang tidak bisa dilihat oleh pengemudi kendaraan sendiri.

Area tak terlihat ini terjadi pada kendaraan-kendaraan, seperti truk maupun bus yang dimensi atau ukurannya begitu besar. Blind spot oleh pengemudi kendaraan besar seperti truk terletak pada belakang kendaraan, sisi samping kabin pengemudi, maupun tepat di depan bawah truk tersebut

Area Blind Spot ini sangat berbahaya. Sebab, sekali saja mengabaikan Blind Spot, maka hal fatal seperti kecelakaan hingga mengakibatkan korban nyawa bisa saja terjadi. Kaerna itu,  pengendara dengan kendaraan kecil di sekitaran kendaraan besar wajib waspada saat melakukan manuver, maupun saat berniat mendahului kendaraan lebih besar di depannya.

"Masyarakat harus berhati-hati lagi saat akan menyalip kendaraan di depannya. Harus waspada depan, jaga jarak, agar pandangan luas dan tetap aman serta harus benar-benar konsentrasi," ungkap Kasubmit 1 Laka Polres Malang Kota, Iptu Deddy Catur beberapa waktu lalu.

Tujuan menjaga jarak, selain untuk agar dalam posisi aman manakala melakukan pengereman kendaraan, juga untuk menghindari masuk dalam potensi Blind Spot dari pengendara kendaraan besar.

Kembali lagi, jika Blind Spot merupakan titik yang tidak termonitor oleh pengemudi kendaran besar, sehingga harus dihindari oleh pengendara kendaraan yang ada di sekitar kendaraan besar.

Selain dari faktor teknis kendaraan, Blind Spot juga terjadi dari faktor kondisi sekitar. Seperti halnya kondisi yang berdebu, persimpangan maupun jalan dengan tikungan tajam.

"Selalu hati-hati, jaga jarak, waspada depan saat menyalip jangan berada di samping atau belakang kendaran besar terlalu dekat. Gunakan klakson atau lampu dim sebagai isyarat saat akan menyalip sehingga pengendara di depannya mengetahui keberadaan pengendara lain di sekitarnya," pungkasnya.