Peta terbaru titik kerawanan penyebaran Covid-19 di Jatim
Peta terbaru titik kerawanan penyebaran Covid-19 di Jatim

Sebanyak 154 orang Pekerja Migran Indonesia (PMI) dari Malaysia sudah tiba di Bandara Juanda, Surabaya, Jawa Timur pada Selasa (7/4) sore. 

Setibanya di bandara mereka langsung melakukan screening awal. Yaitu dengan menjalani Rapid Test.

Dari screening tersebut akan dilakukan klasifikasi apakah mereka masuk dalam kategori Orang Dalam Pemantauan (ODP), Pasien Dalam Pengawasan (PDP), atau mungkin Orang Tanpa Gejala (OTG).

"SOP nya selain dicek suhu tubuh juga dilakukan rapid test. Jika ada yang ditemukan positif maka akan langsung dilakukan perawatan untuk segera di-swab PCR,” ujar Gubernur Jatim Khofifah dalam sesi konferensi pers, Selasa (7/4) di Gedung Negara Grahadi.

Namun, setelah menjalani pemeriksaan tersebut sebanyak 154 PMI asal Malaysia tersebut dinyatakan steril Covid-19. Sehingga tidak perlu ada perawatan lanjutan di Puspenerbal Angkatan Laut, Juanda.

"Alhamdulillah setelah menjalani Rapid Test, semua dinyatakan negatif Covid-19," terang Khofifah.

Meski demikian kata Khofifah mereka tetap diobservasi lanjut. Masing-masing PMI yang diantar ke rumahnya masing-masing akan dipantau oleh pemerintah desa setempat.

Mereka harus tetap menjalani isolasi mandiri. Yaitu, dengan tetap di rumah selama 14 hari ke depan.

Sementara itu jumlah penambahan pasien Covid-19 di Jatim tidak terlalu signifikan. Hanya bertambah lima, dari Kabupaten Malang tiga dan Kabupaten Nganjuk dua.

Sehingga total jumlah pasien positif Covid-19 di Jatim sebanyak 194 orang. Sementara jumlah PDP sebanyak 1.083 orang. Dan jumlah ODP sebanyak 11.564 orang.