Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko saat menyapa pedagang di Pasar Besar Kota Batu beberapa saat lalu. (Foto: Irsya Richa/MalangTIMES)
Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko saat menyapa pedagang di Pasar Besar Kota Batu beberapa saat lalu. (Foto: Irsya Richa/MalangTIMES)

Pemkot Batu membuat kebijakan retribusi gratis bagi  pedagang Pasar Besar dan pedagang kreatif lapangan (PKL) di Alun-Alun Kota Batu, akibat dari virus corona atau covid 19 diberlakukan mulai Senin 30 Maret 2020.

“Kami tidak menarik retribusi kepada pedagang ini, melihat situasi bencana non alam berdampak kepada para pedagang,” kata Wakil Wali Kota Batu Punjul Santoso.

Menurut Punjul, dengan imbauan masyarakat agar tidak keluar rumah atau berakivitas di rumah demi mencegah virus tersebut, banyak pedagang atau pelaku usaha mengeluhkan penurunan penghasilan. Sebab, terjadi penurunan jumlah konsumen.

Karena itu,  kebijakan tidak menarik retribusi diberikan kepada para pedagang Pasar Besar Kota Batu dan PKL Alun-ALun Kota Batu. “Bukan hanya jalan yang terlihat sepi, tapi tempat umum kini menjadi sepi. Imbasnya penghasilan berkurang,” imbuhnya.

Kebijakan yang berlaku Senin itu bakal berlangsung hingga 29 Mei mendatang. “Kami tidak akan menarik retribusi sampai kondisi sampai 29 Mei. Semoga wabah virus ini bisa cepat berlalu,” imbuhnya.

Selain itu Pemkot Batu memberikan fasilitas cuci tangan di area Pasar Besar Kota Batu, melihat di sana merupakan transaksi antar pedagang dan konsumen terus berjalana setiap hari. Karena itu agar pedagang dan konsumen melakukan pencegahan dengan cuci tangan.

Ya di sana disiapkan tangki, sabun cuci tangan, dan beberapa kran air di setiap pintu masuk dan keluarnya. “Yang diharapkan pengunjung dan pedagang ini bisa melakukan cuci tangan,” tutup pria yang juga ketua DPC PDIP Kota Batu ini.