Sandy Suwardi Hasan, asdep industri dan promosi olahraga Kemenpora RI (pegang mik) dalam FGD Sport Tourism and Sport Industry di salah satu kafe di Purwoharjo. (Nurhadi Banyuwangi TIMES )
Sandy Suwardi Hasan, asdep industri dan promosi olahraga Kemenpora RI (pegang mik) dalam FGD Sport Tourism and Sport Industry di salah satu kafe di Purwoharjo. (Nurhadi Banyuwangi TIMES )

Apabila tahun 2022 Persewangi tidak naik ke liga dua sepak bola nasional, Pengurus Cabang ( PC ) Nahdlatul Ulama (NU) diharapkan membeli tim tersebut.

Pembelian tim sepak bola itu seperti yang lagi menjadi tren di beberapa kota/kabupaten di Indonesia. Yakni ada ormas (organisasi kemasyarakatan) membeli tim sepak bola.

Permintaan itu disampaikan  Sandy Suwardi Hasan,  asisten deputi (asdep) industri dan promosi Kementrian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) Republik Indonesia. Menurut dia, salah satu kunci untuk mewujudkan itu adalah semua komponen diharapkan segera menghentikan kegaduhan dan mengesampingkan ego mereka. "Berpikirnya ke depan untuk mewujudkan Persewangi yang lebih baik dan sukses," ungkapnya dalam FGD Sport Tourism and Sport Industry di salah satu kafe di Banyuwangi, Kamis (12/3/2020).

Salah satu cara untuk mewujudkan tim sepak bola yang tangguh, menurut Sandy, jajaran pengurus Persewangi diminta merekrut pemain muda Banyuwangi. Mereka disiapkan secara optimal dan jangka panjang untuk meraih target lolos liga  2 nasional pada tahun 2022 mendatang.

Selain itu, untuk mengoptimalkan dukungan semua stakeholder, pengurus Persewanngi diharapkan mampu  menjalin komunikasi, koordinasi,  kolaborasi dengan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) serta Dinas Pendidikan Banyuwangi. "Untuk itu, semua stakeholder tentunya butuh sering bertemu untuk ngopi bareng dan diskusi mencari solusi terbaik dalam membangun dan memajukan Persewangi," tegasnya.

Sementara, Arief Rachman Mulyadi, salah seorang wakil ketua PC Nahdlatul Ulama (NU) Banyuwangi, menyatakan bahwa wacana yang dilontarkan Sandy merupakan wacana yang menarik. Selanjutnya wacana itu akan disampaikan dalam rapat pengurus NU Banyuwangi.