Evakuasi korban Edi Wahyudi yang ditemukan tak bernyawa di Sungai Brantas.(Foto : Aunur Rofiq/BlitarTIMES)
Evakuasi korban Edi Wahyudi yang ditemukan tak bernyawa di Sungai Brantas.(Foto : Aunur Rofiq/BlitarTIMES)

Edi Wahyudi (24), warga asal Dusun Jetak, Desa Bajang, Kecamatan Mlarak, Kabupaten Ponorogo, ditemukan tak bernyawa usai dilaporkan tenggelam di Sungai Brantas, Dusun Mojo, Desa Plosoarang, Kecamatan Sanankulon, Kabupaten Blitar. Sekitar pukul 14.00 WIB Rabu (27/11/2019), korban ditemukan sekitar 50 meter dari titik kejadian musibah oleh tim gabungan BPBD, Basarnas, TNI, dan kepolisian.

"Korban kami temukan setelah tim melakukan penyisiran sejak pagi tadi. Posisi korban sekitar 50 meter ke arah barat dari lokasi tenggelam," ungkap Kapolsek Sanankulon AKP Agus Tri Susetyo, Kamis (28/11/2019).

Korban kemudian dievakuasi ke RSUD Mardi Waluyo Kota Blitar untuk menunggu diambil pihak keluarga.

Diberitakan sebelumnya, korban tenggelam saat mandi di Sungai Brantas. Sejumlah saksi yang sedang memancing di sebelah selatan Sungai Brantas melihat korban berada di sisi utara sungai.

Namun, tiba-tiba korban tak terlihat lagi setelah masuk ke dalam air. Para saksi yang menyaksikan Edi hilang ditelan arus sungai kemudian melaporkan kejadian ini ke Polsek Sanankulon. Petugas kepolisian langsung mendatangi lokasi kejadian. Saat itu di pinggir sungai petugas menemukan sebuah tas berisi pakaian dan identitas korban.