Salah satu sekolah di Jombang terlihat mengembalikan seragam olah raga di gedung Tennis Indoor Jombang. (Foto : Adi Rosul / JombangTIMES)

Salah satu sekolah di Jombang terlihat mengembalikan seragam olah raga di gedung Tennis Indoor Jombang. (Foto : Adi Rosul / JombangTIMES)


Pewarta

Adi Rosul

Editor

Heryanto


Seragam olah raga cingkrang sudah mencapai ribuan potong yang dikembalikan oleh pihak sekolah. Kendati begitu, pihak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang belum bisa memastikan kapan seragam tersebut akan diperbaiki.

Dari data yang berhasil didapat wartawan di lokasi penyimpanan seragam, di gedung Tennis Indoor Jombang, Jl Kusuma Bangsa, Kecamatan/Kabupaten Jombang, seragam olah raga yang dikembalikan sudah mencapai lebih dari 3 ribu potong. 

Ribuan potong seragan olah raga itu, sesuai berita acara pengembalian seragam dari 55 sekolah yang disetorkan ke pihak Disdukbud Jombang pada Rabu (6/11) sekitar pukul 11.30 WIB.

Dikatakan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Disdikbud Jombang, Rhendra Kusuma, ia belum bisa memastikan berapa total keseluruhan sekolah yang akan mengembalikan seragam yang dibilang cacat mutu itu. Ia masih akan terus menunggu pihak sekolah yang mengembalikan seragam ke gedung Tennis Indoor Jombang.

"Ini belum kita rekap, masih kita tampung dulu nanti kita hitung berapa jumlahnya. Ini teman-teman baru masih menerima barang yang dikembalikan saja," ujarnya saat diwawancarai di lokasi, Rabu (6/11).

Menurut Rhendra, pihak Disdikbud masih mau akan mengundang pihak penyedia dan konveksi untuk membahas teknis perbaikan dari seragam yang kekecilan atau cingkrang itu.

Pihak Disdikbud Jombang juga tidak menentukan batas waktu penyelesaian perbaikan seragam dan kapan seragam itu bisa dinikmati oleh para siswa. "Kita kan belum ketemu sama penyedia dan konveksinya, nanti akan kita diskusikan teknisnya seperti apa. Kalau kita minta nya ya secepatnya diselesaikan," ujarnya.

Sementara, sejumlah sekolah sudah mulai terlihat mengembalikan seragam olah raga sejak Senin (4/11) kemarin. Hingga hari ini, masih banyak sekolah yang datang ke gedung Tennis Indoor Jombang untuk mengembalikan seragam cingkrang tersebut.

Seperti yang dilakukan oleh SMP Budi Utomo Perak. Sebanyak 235 potong seragam olah raga dikembalikan, lantaran ukuran baju kekecilan atau tidak muat dipakai oleh para siswanya.

Guru SMP Budi Utomo Perak, Abdulloh mengaku, seragam yang diterimanya tidak pantas digunakan oleh siswa nya karena sekolahnya merupakan di lingkungan pondok pesantren. "Ini terlalu kecil. Apalagi kita kan pondok, kalau memakai terlalu kecil kan kelihatan kurang etis. Jadi ya kita kembalikan," pungkasnya.(*)

 


End of content

No more pages to load