Laminating alis. (Foto: istimewa)

Laminating alis. (Foto: istimewa)



Tren alis tebal, alis natural, ditambah dengan sulam alis rupanya sudah tergeser. Sekarang ada tren kecantikan baru yang mulai menggeser kepopulerannya, yakni laminating alis.

Tren laminating alis ini akan membuat bentuk alis ekstratebal dengan bulu-bulu yang berdiri tegak atau disebut feather brow. Gaya alis yang unik ini dipopulerkan pertama di Rusia. Tren itu kemudian semakin berkembang dan telah diterapkan di sejumlah klinik kecantikan di Inggris dan Australia.

 Prosedur laminating alis mirip seperti perawatan keratin untuk rambut agar lebih lurus dan tampak bercahaya, atau juga serupa dengan teknik 'lash lift' agar bulu mata lebih 'glossy'.

Praktik laminating alis ini menggunakan penambahan serum khusus di seluruh alis yang kemudian ditutup dengan plastic wrap. Tujuannya supaya serum menyerap ke bulu-bulu alis sehingga bulu alis terlihat sehat dan glowing.

Kemudian rambut-rambut alis disisir ke atas sesuai dengan bentuk yang diinginkan. Proses laminating alis memakan waktu 50 menit tanpa efek samping. Hasilnya bisa langsung terlihat saat itu juga dan mampu bertahan hingga jangka waktu dua minggu. 

Tidak hanya itu. Ada klinik kecantikan yang menerapkan praktik laminating alis dengan menggunakan lem. Tetapi, menggunakan lem itu tidak disarankan. Selain itu, ada yang dengan menyisir rambut alis memakai sabun yang biasa digunakan oleh para beauty influencer.

Lalu juga bisa membentuk alis tebal dengan teknik laminating alis memakai sabun. Caranya dengan menggosokkan spoolie brush yang sudah dibasahkan ke permukaan sabun hingga sabun terangkat.

Kemudian, alis disisir ke atas sesuai arah tumbuhnya agar alis terlihat tebal secara teratur. Hasilnya pun akan mirip seperti prosedur laminating alis.

 


End of content

No more pages to load