free web hit counter
Jatim Times Network
Beranda
Kuliner

Mantan Anak Punk Jual Soto Enak dengan Harga Cuma Rp 3 Ribu Saja

Penulis : Eko Arif Setiono - Editor : Heryanto

16 - Sep - 2019, 01:57

Loading Placeholder
Bayu Ulil Ilham saat meracik soto untuk pelanggannya. (eko Arif s /JatimTimes)

Bertato, rambut mohawk berdandan yang tidak lazim, sering kali menjadi cibiran kepada para anak jalanan,  yang dianggap sebagai sampah masyarakat dan tidak memiliki masa depan jelas, serta mengganggu.

Namun Bayu Ulil Ilham (21) mantan anak punk berusaha mengikis persepsi tersebut. 

Ia seakan mencoba mengingatkan kepada semua pihak bahwa tidak semua anak jalanan adalah sampah masyarakat.

Melalui keahliannya dalam mengolah makanan soto, Bayu mencoba mengubah paradigma negatif akan keberadaan anak jalanan.

"Saya dulu sempat menjadi anak punk cukup lama sekitar 3 tahun. Namun, saya merasa bosan dengan hidup dijalanan. Saya berusaha untuk mandiri dan mencoba untuk berwirausaha menjadi seorang pedagang soto," ungkap Bayu.

Bermodalkan uang 5 juta pemberian orang tuanya, Bayu mencoba menjalani kehidupan baru sebagai pedagang soto. 

Usaha berjualan soto mulai ditekuni Bayu awal Juni 2019 sebelum bulan puasa.

Meski menempati kedai sederhana dipinggir jalan, Soto Maju Mapan milik Bayu Ulil Ilham seorang mantan anak punk ini sanggup membius sebagian besar pecinta kuliner di Kediri. 

Warung sederhana ini bisa dibilang lokasinya sangat strategis, berada dekat Pasar Setonobetek.

Soto yang dijual Bayu disajikan dalam mangkuk kecil. 

Seporsi soto Ayam dibandrol dengan harga yang sangat murah yakni Rp 3 ribu, berisi nasi, kecambah, suwiran diging ayam, taburan seledri serta bawang goreng yang disiram kuah panas.

Selain soto ayam menu soto daging juga disediakan dan dibandrol dengan harga Rp 5 ribu. Rata-rata pembeli menghabiskan dua mangkok soto sekali makan.

Bayu mengaku resep soto yang dijualnya adalah resep hasil karyanya sendiri. 

Resep tersebut diciptakan atas hasil kreasinya yang suka memasak. 

Cita rasa yang kuat diharapkan jadi daya tarik tersendiri sehingga banyak pengunjung yang datang.

"Sebelum berjualan soto saya juga pernah bekerja di Brebes Jawa Tengah sebagai pekerja bangunan," ujar pemuda asal Desa belimbing Kecamatan Gurah Kabupaten Kediri

Dari pantauan KEDIRITIMES , memang soto dalam satu mangkuk seharga Rp 3 ribu itu cukup bisa mengobati perut yang 'keroncongan'. 

Rasa gurih yang ditawarkan membuat soto ini layak untuk dicoba.

Menurut Bayu , warung sotonya buka setiap hari mulai pukul 07.00 - 14.00 WIB. 

Rata-rata omzet perhari mencapai Rp.750 ribu, dengan untung 40 persen dari omzet.

"Semoga sekarang uangnya lebih berkah dan halal untuk kebutuhan sehari-hari. Pengen rasanya punya masa depan yang lebih baik," ucap bapak dua anak ini. 

Bayu juga memiliki cita-cita ingin menjadi seorang wirausaha yang sukses sehingga kehidupannya dapat menjadi lebih baik lagi. 


Topik



Media Terverifikasi Dewan Pers

Update Berita JatimTIMES Network

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News JatimTIMES atau bisa menginstall aplikasi Jatim Times News melalui tombol berikut:


Penulis

Eko Arif Setiono

Editor

Heryanto

Kuliner

Artikel terkait di Kuliner

--- Iklan Sponsor ---