Ramadan 2026 Semakin Dekat, Ini Batas Akhir Bayar Utang Puasa yang Wajib Diketahui

Reporter

Mutmainah J

Editor

A Yahya

25 - Jan - 2026, 06:32

Ilustrasi puasa. (Foto dari Pixabay)


JATIMTIMES - Waktu berjalan tanpa terasa. Bulan suci Ramadan 1447 Hijriah kini tinggal menghitung hari dan diperkirakan akan datang pada Februari 2026. Menjelang momen sakral ini, umat Islam kembali diingatkan pada satu kewajiban penting yang kerap terlupakan, yakni melunasi utang puasa Ramadan tahun sebelumnya.

Bagi mereka yang pernah meninggalkan puasa karena alasan syar’i seperti sakit, haid, nifas, atau sedang dalam perjalanan jauh, mengganti puasa Ramadan (qadha) hukumnya wajib. Sayangnya, tidak sedikit orang yang menunda qadha hingga mendekati Ramadan berikutnya, bahkan lupa sama sekali.

Baca Juga : MAN 2 Kota Malang Tegaskan Komitmen Lingkungan Lewat Kerja Sama Pengelolaan Sampah

Lantas, kapan sebenarnya batas akhir bayar utang puasa sebelum Ramadan 2026 dimulai? Berikut penjelasan lengkapnya berdasarkan ketentuan syariat Islam.

Kapan Batas Waktu Bayar Utang Puasa Ramadan 2026?

Mengacu pada Kalender Hijriah Indonesia yang dirilis oleh Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama RI, awal Ramadan 1447 Hijriah diperkirakan jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026.

Dengan demikian, batas akhir untuk melaksanakan puasa qadha adalah Rabu, 18 Februari 2026, yang bertepatan dengan hari terakhir bulan Sya’ban.

Penetapan waktu ini menjadi pengingat penting bagi umat Islam agar tidak melewati tenggat qadha puasa. Sebab, ketika fajar hari pertama Ramadan telah tiba, kesempatan untuk mengganti puasa sebelumnya telah tertutup dan kewajiban tersebut harus disikapi sesuai dengan ketentuan hukum Islam.

Waktu Qadha Puasa Menurut Pandangan Ulama

Menurut penjelasan Majelis Ulama Indonesia (MUI), waktu untuk melaksanakan qadha puasa sebenarnya sangat panjang. Umat Islam sudah bisa mengganti puasa sejak berakhirnya Ramadan hingga datangnya Ramadan berikutnya.

Meski demikian, umat Islam sangat dianjurkan untuk tidak menunda-nunda qadha puasa hingga mendekati batas akhir. Menyegerakan ibadah dinilai lebih utama agar tidak memberatkan diri sendiri.

Anjuran ini diperkuat dengan hadits dari Aisyah RA, yang menyebutkan bahwa beliau biasa mengqadha puasa di bulan Sya’ban. Dari keterangan tersebut, para ulama menyimpulkan bahwa batas akhir qadha puasa adalah akhir bulan Sya’ban, sebelum memasuki Ramadan selanjutnya.

Niat Puasa Qadha Ramadan

Seperti ibadah lainnya, niat menjadi syarat sah puasa qadha. Berbeda dengan puasa sunnah yang boleh diniatkan setelah terbit fajar, niat puasa qadha wajib dilakukan pada malam hari sebelum subuh (tabyitun niyah).

Berikut bacaan niat puasa qadha Ramadan:

Baca Juga : Bukan hanya Indonesia, Sejumlah Negara Ini Juga Dilanda Hujan Deras

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ قَضَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانَ لِلّٰهِ تَعَالَى

Arab Latin:

Nawaitu shauma ghadin ‘an qadhā’i fardhi syahri Ramadhāna lillāhi ta‘ālā.

Artinya:

“Aku berniat mengqadha puasa fardu bulan Ramadan esok hari karena Allah Ta‘ala.”

Menjelang Ramadan 2026, sudah sepatutnya umat Islam kembali mengevaluasi kewajiban ibadah yang belum tertunaikan. Melunasi utang puasa bukan sekadar menggugurkan kewajiban, tetapi juga bentuk kesiapan menyambut bulan suci dengan hati yang lebih tenang dan bersih.

Dengan mengetahui batas waktu qadha puasa sejak dini, diharapkan umat Islam dapat menunaikannya tepat waktu dan tidak menunda hingga kesempatan itu berlalu.


Topik

Agama, ramadan, bauar utang puasa, puasa ramadan,



Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat di Indonesia. Sektor industri, perdagangan, dan pariwisata menjadi pilar utama perekonomian Jatim. Pembangunan infrastruktur juga terus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



cara simpan tomat
Tips Memilih Bralette