Perjalanan KA dari Malang Masih Terganggu, Alami Keterlambatan 52 Menit hingga Pembatalan
Reporter
Irsya Richa
Editor
Sri Kurnia Mahiruni
20 - Jan - 2026, 08:21
JATIMTIMES - Dampak banjir yang sempat merendam jalur rel kereta api di wilayah Pekalongan, Jawa Tengah, masih terasa pada operasional perjalanan kereta api dari Daop 8 Surabaya.
Meski lintas utara kini sudah kembali dapat dilalui dengan kecepatan terbatas, sejumlah perjalanan kereta masih mengalami keterlambatan, bahkan satu keberangkatan terpaksa dibatalkan di Stasiun Malang.
Baca Juga : Bazar Buku Big Bad Wolf 2026 Dibuka di Surabaya, Gratis untuk Umum
PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 8 Surabaya mencatat, hingga Selasa (20/1/2026), sebanyak tiga perjalanan kereta api tujuan wilayah Daop 8 Surabaya mengalami keterlambatan dengan rata-rata waktu keterlambatan mencapai 52 menit. Dari jumlah tersebut, dua kereta terlambat tiba di Stasiun Surabaya Pasarturi, sementara satu kereta lainnya terlambat masuk Stasiun Malang.
Tak hanya keterlambatan, satu perjalanan kereta api dari Daop 8 Surabaya juga harus dibatalkan. Kereta yang dibatalkan yakni KA (7001A) Gajayana Tambahan dengan relasi Malang–Gambir, yang harusnya berangkat pukul 18.25 WIB.
Pembatalan dilakukan karena rangkaian kereta masih menunggu kedatangan dari perjalanan sebelumnya yang terdampak gangguan jalur. Hal ini ditegaskan Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono.
Ia menjelaskan bahwa keterlambatan dan pembatalan ini merupakan imbas dari gangguan prasarana akibat banjir di Pekalongan. Meski jalur telah dinyatakan aman dan dapat dilalui, perjalanan kereta masih harus dilakukan secara bertahap dan dengan pembatasan kecepatan.
“Mulai hari ini perjalanan KA berangsur normal, namun masih ada satu keberangkatan yang dibatalkan karena rangkaian kereta harus menunggu perjalanan sebelumnya. Keselamatan tetap menjadi prioritas utama,” ucap Mahendro.
Baca Juga : Jadwal KA dari Daop 8 Surabaya Berangsur Normal, Total 4.632 Penumpang Batalkan Tiket
Untuk mengantisipasi dampak lanjutan, KAI Daop 8 Surabaya juga melakukan optimalisasi rangkaian kereta dan pengaturan pola operasi agar perjalanan KA yang masih beroperasi dapat berjalan lancar sekaligus mempercepat pemulihan layanan.
Atas kondisi tersebut, KAI menyampaikan permohonan maaf kepada para pelanggan. Sebagai bentuk tanggung jawab, KAI memberikan kemudahan berupa pengembalian bea tiket 100 persen atau penjadwalan ulang tanpa biaya tambahan bagi penumpang KA yang terdampak pembatalan.
“Pelanggan dapat mengajukan refund atau reschedule melalui aplikasi Access by KAI, loket stasiun, maupun Contact Center 121,” tutup Mahendro.
