Banjir Jateng Rendam Jalur Kereta: Ini Penjelasan KAI Daop 8 Surabaya
Reporter
Muhammad Choirul Anwar
Editor
Dede Nana
16 - Jan - 2026, 05:30
JATIMTIMES - Banjir yang merendam jalur kereta api (KA) pada petak jalan Stasiun Kalibodri - Stasiun Kaliwungu tepatnya di KM 20+7/8 sejak Kamis (15/1/2026) berdampak pada perjalanan KA di wilayah KAI Daop 8 Surabaya. Sejumlah KA Jarak Jauh mengalami keterlambatan kedatangan.
Merespons kejadian ini, KAI Daop 8 Surabaya mengoptimalkan ketersediaan sarana untuk memastikan keberangkatan perjalanan KA dari stasiun-stasiun wilayah Daop 8 Surabaya tetap tepat waktu. Demikian disampaikan Manager Humas PT KAI Daop 8 Surabaya Mahendro Trang Bawono.
Baca Juga : Libur Isra Mikraj, Polisi Siagakan 100 Personel Amankan Lalu Lintas Kota Malang
Ia mengungkapkan, guna meminimalisir dampak keterlambatan akibat adanya gangguan perjalanan pada lintas utara pada Kamis (15/1/2026) malam, PT KAI Daop 8 Surabaya melakukan penyesuaian sarana rangkaian KA untuk keberangkatan hari Jumat (16/1/2026). Hal ini dilakukan untuk memastikan pelayanan bagi masyarakat khususnya pada masa libur panjang minggu ini dapat tetap optimal.
Hingga Jumat (16/1/2026) pukul 14.00 WIB, total ada 21 keberangkatan KA dari stasiun-stasiun yang berada di wilayah PT Daop 8 Surabaya, dengan rincian 9 perjalanan KA keberangkatan dari Stasiun Surabaya Pasar Turi, 7 perjalanan KA keberangkatan dari Stasiun Surabaya Gubeng, dan 5 perjalanan KA keberangkatan dari Stasiun Malang.
Dari jumlah tersebut, hanya 1 perjalanan KA yang mengalami keterlambatan keberangkatan. 1 perjalanan KA tersebut yakni KA Ambarawa Ekspres relasi Stasiun Surabaya Pasar Turi - Stasiun Semarang Poncol yang mengalami keterlambatan 17 menit.
“KAI senantiasas berkomitmen untuk tetap mengedepankan keselamatan perjalanan sekaligus menjaga keandalan operasional, termasuk ketepatan waktu keberangkatan KA," ungkap Mahendro.
"Meski sempat terjadi gangguan akibat luapan air yang merendam jalur KA di wilayah pantai utara, kami memastikan 20 perjalanan kereta api dari Daop 8 Surabaya tetap berangkat tepat waktu, terlebih pada masa libur panjang Isra Mikraj,” lanjutnya.
Setiap harinya, PT KAI Daop 8 Surabaya mengoperasikan 43 perjalanan KA Jarak Jauh yang terdiri dari 38 perjalanan KA reguler dan 5 perjalanan KA Tambahan pada periode libur panjang Isra Mikraj kali ini. Jumlah tersebut belum termasuk KA yang melintas melewati wilayah Daop 8 Surabaya.
Sementara itu, pada hari pertama libur panjang Isra Mikraj, PT KAI Daop 8 Surabaya mencatat tingginya antusiasme masyarakat dalam menggunakan layanan kereta api. Ribuan penumpang tercatat berangkat dan tiba di berbagai stasiun wilayah PT KAI Daop 8 Surabaya.
Baca Juga : Layanan SIM Polresta Malang Kota Tutup 16 Januari, Pemohon Ada Dispensasi
Berdasarkan data hari ini, Jumat (16/1/2026) pukul 14.00 WIB tercatat sebanyak 29.552 pelanggan memanfaatkan transportasi kereta api di berbagai stasiun wilayah PT KAI Daop 8 Surabaya. Jumlah tersebut terdiri dari 13.930 penumpang naik dan 15.622 penumpang datang.
Angka ini diperkirakan masih akan terus bertambah seiring dengan jadwal keberangkatan dan kedatangan KA hingga malam hari. Lonjakan penumpang juga terjadi pada hari Kamis (15/1) kemarin, dimana KAI Daop 8 Surabaya mencatat sebanyak 35.698 penumpang menggunakan layanan KA di wilayah Daop 8 Surabaya dengan rincian 19.240 penumpang berangkat dan 16.458 penumpang datang.
KAI telah mengantisipasi lonjakan penumpang dengan mengoptimalkan operasional perjalanan kereta api, kesiapan sarana dan prasarana, serta pelayanan di stasiun. “KAI Daop 8 Surabaya memastikan seluruh perjalanan kereta api pada periode libur panjang ini berjalan aman, nyaman, dan tepat waktu,” ujar Mahendro.
Untuk mendukung kelancaran layanan, KAI Daop 8 Surabaya meningkatkan pengawasan keamanan, serta memastikan kebersihan dan kenyamanan area pelayanan penumpang. Seluruh petugas juga disiagakan untuk membantu penumpang, khususnya pada jam-jam keberangkatan favorit.
"KAI berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya selama periode libur panjang Isra Mikraj, dengan tetap mengutamakan keselamatan, keamanan, dan kenyamanan pelanggan," pungkas Mahendro.
