Kemendag Lepas Ekspor Kerupuk Udang Sidoarjo 60 Juta Dolar AS

Reporter

Nur Hidayah

Editor

Soejatmiko

28 - Aug - 2025, 02:47

Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan RI, Fajarini Puntodewi, di Sidoarjo, Direktur PT Sekar Laut Tbk, Welly Gunawan dan Dr. Fenny Apridawati, Sekda Kabupaten Sidoarjo saat melepas Ekspor Kerupuk Ke Malaysia.


JATIMTIMES Kerupuk menjadi salah satu produk makanan populer di indonesia yang banyak diminati hampir di semua kalangan. Salah satu perusahaan di Sidoarjo resmi melepas ekspor perdana produk kerupuk udang ke Malaysia dengan nilai mencapai 60 juta dolar AS. Pelepasan ekspor ini dilakukan langsung oleh Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan RI, Fajarini Puntodewi, di Sidoarjo.

Dalam sambutannya, Fajarini menyampaikan bahwa ekspor perdana ini menjadi langkah positif bagi peningkatan kinerja perdagangan Indonesia, khususnya sektor makanan dan minuman. Ia menegaskan, PT Sekar Laut, Sidoarjo telah berkomitmen mengirimkan 38 kontainer produk kerupuk udang dalam tahun pertama ke negeri Jiran tersebut.

Baca Juga : Namanya Menggema di Medsos, Ini Profil Riza Chalid, Tersangka Korupsi Minyak Mentah yang Kini Diburu Kejagung

“Ekspor perdana ini merupakan tonggak penting. Apalagi nilai ekspor makanan dan minuman Indonesia juga mencatat kenaikan sekitar dua persen. Kami berharap kolaborasi ini mampu memenuhi kebutuhan pasar internasional dan bisa memenuhi target pemerintah yakni di delapan persen,” ungkap Fajarini, Kamis (28/8/2025).

Tak hanya itu, Fajarini mengajak lebih banyak pelaku usaha makanan olahan untuk mencari peluang ekspor produk-produk ke mancanegara agar produk Indonesia semakin banyak beredar di dunia.

“Indonesia akan terus membuka akses pasar ke kawasan tradisional dan nontradisionalmelalui berbagai perjanjian dagang dan siap mendukung pelaku usaha untuk memperluas pasar,” harapnya.

Sementara, Direktur PT Sekar Laut Tbk, Welly Gunawan, menyampaikan apresiasinya luar biasa atas dukungan pemerintah serta mitra kerja dari Malaysia, yang menjadi importir produk Finna di Negeri Jiran.

“Ekspor perdana ini tidak lepas dari kerja sama yang baik. Selain Malaysia, produk Finna juga sudah melakukan ekspor di 35 negara dan enam benua,” jelasnya.

Baca Juga : Momentum Bersejarah: Situbondo Investor Day 2025 Jadi Tonggak Transformasi Ekonomi

Ia menambahkan, produk Finna tidak hanya memperkuat daya saing di pasar global, namun juga mendukung program hilirisasi pemerintah dengan melibatkan petani lokal serta mengedepankan pemberdayaan tenaga kerja. Hal tersebut mengingat banyaknya petani tambak di Sidoarjo agar bisa memenuhi kebutuhan bahan baku udang sehingga perputaran ekonomi di daerah juga bisa meningkat.    

“Sekitar 60 persen tenaga kerja kami adalah Perempuan dan penduduk lokal Sidoarjo. Ini bukti bahwa kami juga berkomitmen tidak hanya untuk ekspor, namun juga memberi manfaat bagi Masyarakat guna menekan angka pengangguran yang semakin bertambah setiap tahunnya,” pungkasnya.

PT Sekar Laut mengapresiasi layanan pendampingan bagi calon eksportir yang disediakan oleh Kemendag untuk mendukung UMKM bisa ekspor. Kehadiran perwakilan dagang di negara tujuan ekspor juga sangat membantu memperluas pasar ekspor yang menjadi salah satu program prioritas Kemendag.


Topik

Ekonomi, kerupuk, kerupuk udang, ekspor kerupuk udang, fajarini puntodewi, sidoarjo,



Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat di Indonesia. Sektor industri, perdagangan, dan pariwisata menjadi pilar utama perekonomian Jatim. Pembangunan infrastruktur juga terus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



cara simpan tomat
Tips Memilih Bralette