Muskercab Ansor Kota Kediri: Dari Dakwah di Mall hingga Turnamen Pemuda
Reporter
Bambang Setioko
Editor
Nurlayla Ratri
24 - Aug - 2025, 08:21
JATIMTIMES – Musyawarah Kerja Cabang (Muskercab) PC GP Ansor Kota Kediri yang digelar Ahad (24 Agustus 2025) di Gedung Serbaguna Burengan melahirkan berbagai program inovatif. Dari rencana dakwah di mall hingga turnamen olahraga pemuda, semuanya diarahkan untuk mendekatkan Ansor dengan kehidupan nyata kader dan masyarakat.
Ketua Panitia, M. Adilla Mazwa Abduh atau Gus Abduh, dalam sambutannya mengingatkan bahwa kekuatan Ansor ada pada kebersamaan. “Tanpa persatuan, sulit bagi program untuk berjalan. Kita ingin Muskercab ini menjadi momentum yang memperkuat ikatan kader,” ujarnya.
Baca Juga : Kota Malang Gencar Gelar Event, Dorong Ekonomi dan Prestasi Daerah
Ketua PC GP Ansor Kota Kediri, H. M. Baihaqi Nabilunnuha atau Gus Baihaqi, menegaskan perlunya orientasi yang jelas dalam setiap program. Ia meminta agar semua agenda tak berhenti di forum perencanaan, melainkan dieksekusi dengan konsistensi. “Kami ingin Ansor hadir di ruang-ruang pemuda, dari mushala hingga mall, dari lapangan olahraga hingga dunia kerja,” katanya.
Salah satu program yang menarik perhatian adalah rencana dakwah di pusat perbelanjaan atau mall. Program ini digagas agar dakwah bisa lebih dekat dengan keseharian pemuda urban. Selain itu, turnamen olahraga kepemudaan juga akan digelar untuk menyalurkan bakat dan energi generasi muda.
Tak hanya itu, Muskercab juga merumuskan perbaikan administrasi organisasi, rekrutmen kader berbasis masjid, penguatan SDM, kemandirian organisasi, hingga kerja sama strategis lintas sektor. Semua diarahkan untuk menjawab kebutuhan pemuda Kediri di tengah arus modernitas.
Muskercab tahun ini juga menjadi forum koordinasi penting antar-PAC. Dengan penyelarasan program, setiap agenda dapat berjalan efektif tanpa saling tumpang tindih.
Baca Juga : Syekh Datuk Kahfi: Ulama Malaka, Guru Siti Jenar Perintis Caruban Larang
“Ke depan, kita tidak ingin ada program yang sekadar jadi catatan. Semua harus terwujud dan berdampak nyata, terutama untuk kader Ansor dan Banser,” pungkas Gus Baihaqi.
Dengan semangat itu, Ansor Kota Kediri berharap semakin relevan dengan dinamika pemuda masa kini, tanpa meninggalkan akar nilai Ahlussunnah wal Jamaah.
