Rasa Aman di Genggaman, Polresta Malang Kota Luncurkan Jogo Malang via WhatsApp

Reporter

Hendra Saputra

07 - Aug - 2025, 01:09

Wali Kota Malang Wahyu Hidayat (kiri) bersama Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Nanang Haryono saat meresmikan Jogo Malang berbasis WhatsApp (foto: Hendra Saputra/JatimTIMES)


JATIMTIMES - Polresta Malang Kota kembali melakukan gebrakan inovatif dalam menjaga keamanan dan kenyamanan warga. Melalui pengembangan aplikasi Jogo Malang Presisi berbasis WhatsApp (WA), warga kini bisa merasakan kehadiran polisi hanya lewat satu genggaman. 

Launching Jogo Malang Presisi berbasis WhatsApp itu diapresiasi oleh Forkopimda Kota Malang. Bahkan hal itu juga memudahkan masyarakat. 

Baca Juga : Jadi Kebiasaan Warga RI, Amankah Minum Kopi Sebelum Sarapan? Ini Kata Ahli

Wali Kota Malang Wahyu Hidayat menegaskan bahwa Jogo Malang kini jauh lebih praktis dan dekat dengan masyarakat. Penggunaan aplikasi berbasis WA ini merupakan bagian dari transformasi layanan keamanan agar lebih cepat, responsif, dan mudah diakses oleh siapa saja.

“Dengan sistem ini, masyarakat merasa polisi ada di sebelah mereka. Cukup lewat handphone, keamanan bisa langsung diakses. Bahkan, respons tim di lapangan bisa tiba di lokasi kurang dari 10 menit,” ujar Wahyu saat launching sistem terbaru Jogo Malang di Ballroom Sanika Satyawada Polresta Malang Kota, Kamis (7/8/2025).

Sebelumnya, versi aplikasi konvensional Jogo Malang Presisi dinilai kurang optimal karena hanya dimanfaatkan sekitar 30 persen dari total pengguna. Kini, dengan pendekatan WhatsApp yang menjadi bagian tak terpisahkan dari keseharian masyarakat. Jogo Malang diyakini akan lebih menjangkau seluruh kalangan.

Wahyu Hidayat menyebut inovasi Jogo Malang sebagai bagian penting dari visi Kota Malang yakni mewujudkan kota yang aman, nyaman, dan kondusif bagi investasi.

“Investor melihat dua hal: keamanan dan stabilitas. Dengan sistem ini, rasa aman meningkat, bisnis pun lancar. Ini menjadi dorongan besar bagi pertumbuhan ekonomi Kota Malang,” tegasnya.

Penandatanganan MoU kerjasama antara Polresta Malang Kota bersama Forkopimda Kota Malang (foto: Hendra Saputra/JatimTIMES)

Lebih lanjut, Jogo Ngalam versi WhatsApp ini menjadi satu dari sedikit inovasi yang diakui Kementerian PAN-RB dan Mabes Polri. Kota Malang menjadi satu dari sedikit daerah di Pulau Jawa-Bali yang mendapat penghargaan atas terobosan teknologi keamanan publik ini.

Sementara itu, Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Nanang Haryono menjelaskan bahwa sistem baru ini memungkinkan masyarakat untuk langsung melaporkan kejadian darurat tanpa mengetik panjang. Cukup dengan voice note atau menekan tombol panic button, laporan langsung masuk dan diproses.

“Begitu pesan diterima, sistem akan mendeteksi lokasi pengirim. Personel terdekat langsung dikerahkan ke titik kejadian. Tidak hanya soal kriminalitas, laporan seperti pohon tumbang, gangguan preman, hingga bantuan medis bisa langsung direspon,” terang Nanang.

Baca Juga : Hilang 3 Hari, Pemancing Asal Kediri Ditemukan Linglung

Dengan total 900 personel tersebar di wilayah hukum Polresta Malang Kota, respons cepat ini menjadi mungkin berkat sistem integrasi berbasis lokasi dan kolaborasi lintas dinas, seperti Dinas Lingkungan Hidup dan Dinas Kesehatan.

Berikut cara gabung Jogo Malang via WhatsApp, masyarakat Kota Malang bisa langsung bergabung dengan sistem Jogo Ngalam cukup dengan menyimpan nomor WhatsApp resmi Jogo Malang di 081137802000, mengikuti petunjuk aktivasi dan penyimpanan lokasi, gunakan fitur voice note atau panic button saat terjadi insiden dan petugas akan langsung menuju lokasi dalam hitungan menit. 

Dengan hadirnya Jogo Malang berbasis WhatsApp, rasa aman dan kecepatan layanan darurat kini benar-benar ada di tangan warga. Pemerintah dan kepolisian berharap inovasi ini bukan hanya mempercepat respons keamanan, tapi juga membangun sinergi antara masyarakat dan aparat demi Kota Malang yang lebih tangguh dan nyaman. 


Topik

Peristiwa, Polresta Malang Kota, Jogo Malang, panic button, aplikasi,



Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat di Indonesia. Sektor industri, perdagangan, dan pariwisata menjadi pilar utama perekonomian Jatim. Pembangunan infrastruktur juga terus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



cara simpan tomat
Tips Memilih Bralette