Kereta Api Argo Bromo Anggrek Anjlok, Kemenhub Lakukan Investigasi Menyeluruh

02 - Aug - 2025, 01:41

Rangkaian KA Argo Bromo Anggrek anjlok di emplasemen Stasiun Pegadenbaru. (Foto: DJKA Kemenhub)


JATIMTIMES - Anjloknya rangkaian KA Argo Bromo Anggrek yang terjadi pada Jumat (1/8/2025) pukul 15.47 WIB di wilayah Kabupaten Subang, Jawa Barat, menjadi perhatian serius Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan (Kemenhub).

DJKA memastikan akan melakukan investigasi menyeluruh terhadap insiden KA relasi Surabaya Pasarturi - Gambir tersebut. Demikian ditegaskan oleh Direktur Jenderal Perkeretaapian Kemenhub Allan Tandiono.

Baca Juga : Bank Jatim dan Bank Banten Perkuat Sinergitas Lewat Penyediaan Layanan Digital Non API

Ia menjelaskan bahwa proses investigasi awal terkait penyebab teknis kejadian telah dimulai, dan akan dilanjutkan dengan investigasi menyeluruh yang melibatkan PT Kereta Api Indonesia (Persero), Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT), serta pihak-pihak terkait lainnya.

“Kami akan melakukan investigasi secara komprehensif dan hasilnya akan menjadi dasar untuk evaluasi serta tindakan korektif guna mencegah terulangnya kejadian serupa di kemudian hari,” ujar Allan, Sabtu (2/8/2025).

Ia juga menyampaikan keprihatinan dan empati yang mendalam atas insiden anjloknya rangkaian KA Argo Bromo Anggrek. DJKA telah melakukan koordinasi intensif dengan KAI, KNKT, serta otoritas terkait lainnya guna memastikan bahwa penanganan insiden dilakukan dengan cepat dan tepat.

“Kami pastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Tim lapangan dari Balai Teknik Perkeretaapian Kelas I Bandung telah berkoordinasi langsung dengan PT KAI Daop 3 Cirebon guna mendukung proses evakuasi penumpang dan pemulihan jalur,” ujar Allan.

Untuk mendukung kelancaran penanganan di lokasi, kereta penolong dari Stasiun Cirebon serta beberapa unit bus telah disiapkan guna memfasilitasi mobilisasi penumpang terdampak.

Baca Juga : Gunung Lewotobi Kembali Meletus Sabtu Dini Hari, Status Masih Awas

DJKA juga telah mengerahkan unit crane dari Depo 2 Bandung serta menyediakan bantalan khusus untuk pengangkatan sarana kereta yang terdampak langsung di rel serta mempercepat proses normalisasi jalur dan perbaikan teknis. Pihaknya akan terus memantau proses perbaikan infrastruktur dan pemulihan jalur agar perjalanan kereta dapat kembali berjalan normal secepatnya.

DJKA juga memastikan bahwa PT KAI telah mengambil langkah pengaturan operasional, termasuk rekayasa pola perjalanan, untuk meminimalkan gangguan terhadap layanan. Informasi terkini juga akan terus disampaikan kepada penumpang secara real-time melalui kanal resmi yang tersedia.

“Kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan dari insiden ini. Keselamatan penumpang tetap menjadi prioritas dan komitmen kami untuk meningkatkan dan menjamin standar keselamatan perkeretaapian nasional,” pungkas Allan. 


Topik

Peristiwa, argo bromo anggrek, kemenhub, allan tandiono,



Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat di Indonesia. Sektor industri, perdagangan, dan pariwisata menjadi pilar utama perekonomian Jatim. Pembangunan infrastruktur juga terus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



cara simpan tomat
Tips Memilih Bralette