Sadis! Israel Tembak Warga Gaza yang Sedang Antre Bantuan, 30 Orang Tewas

Reporter

Mutmainah J

31 - Jul - 2025, 09:54

Kondisi terkini Gaza. (Foto: REUTERS)


JATIMTIMES - Tragedi kemanusiaan kembali terjadi di Jalur Gaza. Sedikitnya 30 warga Palestina tewas dan ratusan lainnya terluka setelah pasukan Israel menembaki warga yang sedang mengantre bantuan kemanusiaan di wilayah utara Gaza pada Rabu (30/7/2025).

Dilansir dari AFP Kamis (31/7/2025), insiden ini terjadi di tengah krisis pangan yang semakin parah dan minimnya distribusi bantuan untuk lebih dari dua juta penduduk Gaza yang terjebak dalam blokade dan serangan militer Israel selama hampir 22 bulan terakhir.

Baca Juga : Akhir Juli 2025 Membawa Hoki! 5 Zodiak Ini Siap Panen Rezeki Besar

Kronologi Penembakan Warga Gaza

Menurut Mahmud Bassal, juru bicara pertahanan sipil Gaza, penembakan terjadi di sebelah utara Kota Gaza, sekitar tiga kilometer dari titik penyeberangan Zikim, yang biasa digunakan untuk masuknya truk-truk bantuan.

"Sedikitnya 30 orang syahid terbunuh dan 300 orang terluka akibat penembakan ini,” kata Mahmud Bassal dalam keterangan resmi, dikutip Kamis (31/7).

Sementara itu, Mohammed Abu Salmiya, Direktur Rumah Sakit Al-Shifa di Kota Gaza, menyebut pihaknya telah menerima 35 jenazah akibat insiden tersebut.

Klaim Militer Israel dan Investigasi Awal

Pihak militer Israel (IDF) mengklaim bahwa mereka tidak mengetahui adanya korban jiwa akibat aksi tembakan di wilayah tersebut. IDF menyatakan bahwa tembakan peringatan dilepaskan karena adanya ancaman terhadap pasukan yang tengah beroperasi di sekitar lokasi truk bantuan.

“Pasukan melepaskan tembakan peringatan di daerah tersebut, tidak diarahkan ke kerumunan orang. Menurut penyelidikan awal, IDF tidak mengetahui adanya korban akibat tembakan IDF. Detail dari insiden tersebut masih diperiksa,” ujar pernyataan resmi IDF yang dikutip AFP.

Beberapa jam sebelum insiden ini, 14 warga Palestina juga tewas dalam empat insiden terpisah, termasuk di lokasi distribusi bantuan.

PBB Peringatkan Gaza Terancam Bencana Kelaparan

Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menegaskan bahwa jeda serangan sementara oleh Israel belum cukup membantu warga Gaza keluar dari ancaman kelaparan.

Badan Kemanusiaan PBB (OCHA) melaporkan bahwa empat hari setelah “jeda taktis”, penduduk Gaza masih mengalami kekurangan gizi ekstrem dan banyak yang meninggal dunia saat menunggu bantuan.

Menurut laporan PBB:

Baca Juga : Kalender Jawa Kamis Wage, 31 Juli 2025: Watak Weton, Rezeki, Jodoh dan Pantangan

- Lebih dari dua juta penduduk Gaza berada di ambang kelaparan.

- Korban sipil terus bertambah meski ada rute aman distribusi bantuan.

- Hanya sebagian kecil warga Gaza yang berhasil menerima bantuan pangan.

Kecaman Internasional dan Krisis yang Berkepanjangan

Insiden penembakan ini memicu kecaman internasional, di tengah kritik terhadap blokade dan operasi militer Israel yang telah berlangsung hampir 22 bulan.

Walau Israel sempat menghentikan operasi militer di siang hari untuk mempercepat distribusi bantuan, ribuan warga Gaza masih belum menerima suplai makanan. Korban jiwa pun terus bertambah, menandai semakin kritisnya krisis kemanusiaan di wilayah tersebut.


Topik

Internasional, israel, penembakan warga gaza, krisis pangan,



Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat di Indonesia. Sektor industri, perdagangan, dan pariwisata menjadi pilar utama perekonomian Jatim. Pembangunan infrastruktur juga terus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



cara simpan tomat
Tips Memilih Bralette